Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB
Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/HO/Bakom RI/app/sgd]
  • Indonesia resmi ajukan permintaan pasokan minyak ke Rusia demi amankan stok energi nasional.
  • Presiden Prabowo dan Putin bahas kontrak jangka panjang dengan harga kompetitif di Kremlin.
  • RI mulai cari alternatif pasokan selain AS dan Australia akibat gangguan di Selat Hormuz.

Suara.com - Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev mengkonfirmasi bahwa Indonesia mengajukan permintaan pasokan minyak. Hal itu disampaikan Tsivilev pada Senin (13/4/2026), dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Rusia, Channel One.

Permintaan ini terjadi usai pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow beberapa waktu lalu.

"Kami menerima permintaan dari kolega kami di Indonesia untuk memasok produk minyak bumi. Rusia selalu menampilkan diri kepada dunia sebagai pemasok yang dapat diandalkan," tegas Tsivilev, dikutip Selasa (14/4/2026).

Selama ini, Indonesia diketahui sangat bergantung pada pasokan BBM dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Australia. Namun, konflik yang memanas di Selat Hormuz jalur nadi perdagangan minyak dunia memaksa Jakarta memutar otak demi menjaga ketahanan energi nasional.

"Kini mereka mulai mempertimbangkan faktor keandalan pasokan mengingat situasi yang terjadi di selat saat ini," tambah Tsivilev.

Saat ini, kedua negara tengah menggodok kontrak jangka panjang. Tak sekadar soal ketersediaan stok, kesepakatan ini dibidik untuk mendapatkan harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak di tengah fluktuasi pasar global.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin (13/4/2026).

Turut mendampingi dalam rombongan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa diplomasi energi kali ini tidak hanya soal jual-beli minyak mentah. Berdasarkan siaran pers Kementerian ESDM, ada tiga poin krusial yang dibahas yakni pengembangan kilang minyak, penguatan perdagangan minyak bumi dan peningkatan pemanfaatan teknologi energi.

"Dalam jangka panjang, Indonesia turut membuka peluang kolaborasi di sektor energi bersih sebagai upaya diversifikasi energi," kata Bahlil.

Langkah mesra Jakarta-Moscow ini tentu memicu pertanyaan besar. Bagaimana reaksi Washington? Mengingat Rusia masih berada di bawah sanksi berat Barat akibat konflik Ukraina.

Sebenarnya, Indonesia melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sudah mulai "mencicipi" minyak Rusia sejak Mei 2024 melalui skema lelang. Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, sebelumnya memastikan bahwa proses impor tersebut tetap berhati-hati dan mematuhi aturan Office of Foreign Assets Control (OFAC) milik Departemen Keuangan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

Sekutu NATO Tolak Terlibat Rencana Donald Trump untuk Blokade Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:10 WIB

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

Hitung-hitungan Dampak Buruk Blokade AS di Pelabuhan Iran dan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:58 WIB

7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP

7 Fakta Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon: Isu Akses Udara Bebas hingga Kemitraan MDCP

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB