Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB
Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik
Harga plastik naik. (freepik)

Suara.com - Harga plastik meroket drastis (hingga 80%) akibat krisis geopolitik di Timur Tengah yang mendongkrak harga minyak bumi sebagai bahan baku utama, serta gangguan rantai pasok global. 

Kenaikan harga plastik naik dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak luas, dari industri besar hingga UMKM dan konsumen. Plastik yang menjadi bahan utama berbagai produk membuat kenaikan ini langsung mempengaruhi biaya produksi dan harga jual di pasar. 

Salah satu penyebab harga plastik naik berasal dari gejolak energi global yang mendorong kenaikan harga bahan baku petrokimia serta gangguan distribusi pasokan. Kondisi ini membuat tekanan biaya semakin besar di seluruh rantai industri. 

Dampaknya, biaya kemasan naik, memicu kenaikan harga barang pokok seperti pangan kemasan, peralatan makan sekali pakai, kantong belanja, serta produk UMKM.

Penyebab Harga Plastik Naik 

Salah satu penyebab utama harga plastik naik adalah konflik geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz sebagai jalur utama perdagangan minyak.

Gangguan ini mendorong kenaikan harga minyak, yang otomatis menaikkan biaya bahan baku petrokimia seperti nafta. 

Dampaknya langsung terasa pada produksi plastik. Di sisi lain, Indonesia masih bergantung pada pasokan dari kawasan tersebut, dengan sekitar 70 persen bahan baku berasal dari Timur Tengah. Inilah yang membuat kenaikan harga plastik semakin sulit dihindari.

Pedagang melayani pembeli plastik di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang melayani pembeli plastik di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (9/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Harga Plastik Naik Drastis

Harga plastik di Indonesia dilaporkan naik drastis antara 40% hingga 100% per April 2026. Kondisi ini mulai memicu keluhan dari pedagang kecil hingga pelaku UMKM karena langsung menekan biaya operasional.

Beberapa rincian kenaikan di lapangan menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Harga plastik kresek naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per pak. Plastik ukuran jumbo bahkan melonjak dari Rp25.000 menjadi Rp50.000 per pak.

Sementara itu, plastik anti panas mengalami kenaikan lebih tajam, dari Rp40.000 menjadi Rp65.000 per kilogram. Kenaikan ini memperkuat tekanan biaya, terutama bagi usaha makanan dan minuman yang sangat bergantung pada kemasan plastik.

Bahan Pokok yang Terdampak Kenaikan Harga Plastik

1. Beras

Harga beras medium dan premium mulai meningkat akibat lonjakan harga plastik kemasan dan gabah kering panen di tingkat petani. 

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), per 10 April 2026, harga rerata nasional beras medium I dan II di pasar rakyat masing-masing Rp 16.050 per kilogram (kg) dan Rp 15.900 per kg. Dalam sepekan, harga beras medium I naik 0,63 persen, sedangkan medium II 0,32 persen.

2. Pangan & Makanan Ringan

Kemasan plastik untuk tempe, tahu, beras, tepung, minyak goreng, dan makanan ringan. Harga minyak goreng mencatat kenaikan paling konsisten di antara komoditas lain:

  • Minyak goreng curah: Rp20.250/kg (naik 1,25% atau Rp250)
  • Minyak goreng kemasan merek 1: Rp23.350/kg (naik 0,65% atau Rp150)
  • Minyak goreng kemasan merek 2: Rp22.450/kg (naik 0,9% atau Rp200)

Harga gula juga mengalami kenaikan:

  • Gula pasir premium: Rp20.200/kg (naik 0,25% atau Rp50)
  • Gula pasir lokal: Rp19.150/kg (naik 0,52% atau Rp100)

3. Minuman Air Minum Dalam Kemasan 

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN), Firman Sukirman mengungkapkan harga minuman dalam kemasan sudah mulai mengalami kenaikan di pasar.

Adapun kenaikan harga produk AMDK, kata Firman, rata-rata berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karton untuk kemasan plastik isi 24 maupun 48 gelas.

4. Produk Kemasan Warung

Kantong kresek, plastik kiloan, dan plastik pembungkus makanan. Harga plastik kresek naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per pak, sementara jenis lain meningkat dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu per pak.

5. Kebutuhan Rumah Tangga

Kantong sampah, wadah plastik, dan peralatan makan sekali pakai. Hampir semua jenis plastik terdampak, mulai dari kantong plastik, gelas sekali pakai, hingga peralatan makan sementara.

Plastik jenis PE yang sebelumnya dijual Rp25.000 per pak kini mencapai Rp55.000 per pak. Selain itu, thinwall naik dari Rp30.000 menjadi Rp35.000 per pak. Plastik murah yang sebelumnya Rp5.000 kini menjadi Rp10.000.

Kenaikan juga terjadi pada produk lain seperti kertas pembungkus yang naik dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 serta sendok plastik yang melonjak dari Rp10.000 hingga dua kali lipat.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:04 WIB

Lonjakan Harga Plastik dan Kebenaran yang Selama Ini Terabaikan

Lonjakan Harga Plastik dan Kebenaran yang Selama Ini Terabaikan

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Harga Bahan Baku Plastik: Momentum Tepat Berkreasi dengan Daun Pisang dan Anyaman Lokal

Harga Bahan Baku Plastik: Momentum Tepat Berkreasi dengan Daun Pisang dan Anyaman Lokal

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB