Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 17 April 2026 | 14:12 WIB
Harga Plastik Melonjak, Industri Mulai Beralih ke Kemasan Daur Ulang
Ilustrasi daur ulang plastik (Freepik)
  • Dow Indonesia dan PT Sadikun Niagamas Raya menjalin kerja sama penggunaan resin daur ulang untuk kemasan kaku pelumas.
  • Langkah strategis ini dilakukan untuk menekan biaya produksi akibat kenaikan harga plastik serta mengurangi jejak karbon perusahaan.
  • Inovasi ini mendukung target nasional Indonesia dalam penerapan ekonomi sirkular serta ambisi pencapaian emisi nol bersih tahun 2060.

Suara.com - Lonjakan harga bahan baku plastik mulai mendorong pelaku industri di Indonesia untuk beralih ke solusi kemasan daur ulang. Selain alasan keberlanjutan, tekanan biaya kini menjadi faktor utama percepatan transisi menuju ekonomi sirkular.

Salah satunya, kolaborasi antara Dow In. dan PT Sadikun Niagamas Raya menjadi salah satu contoh konkret langkah industri dalam merespons tantangan tersebut.

Keduanya menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mempercepat penerapan kemasan sirkular di Indonesia, khususnya melalui penggunaan resin daur ulang pasca-konsumen (PCR) pada kemasan kaku seperti botol pelumas.

Langkah ini dinilai strategis di tengah meningkatnya biaya plastik konvensional yang semakin membebani produsen. Dengan memanfaatkan material daur ulang seperti REVOLOOP, industri diharapkan dapat menekan biaya sekaligus mengurangi jejak karbon.

ilustrasi oli motor (freepik/fabrikasimf)
ilustrasi oli motor (freepik/fabrikasimf)

"Kolaborasi dengan Sadikun mencerminkan keyakinan mendalam Dow akan kekuatan kolaborasi rantai nilai dalam mewujudkan praktik berkelanjutan," ujar Wakil presiden komersial Asia-Pasifik Dow Packaging & Specialty Plastics, Bambang Candra yang dikutip, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, sebagai salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, industri kemasan kaku membutuhkan inovasi material yang tidak hanya efisien tetapi juga berkelanjutan.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Sadikun Niagamas Raya, Antawirya Husen, menilai integrasi bahan daur ulang menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Dengan mengintegrasikan resin daur ulang pasca-konsumen REVOLOOP ke dalam produksi kami, kami dapat menawarkan kemasan kaku berkualitas tinggi dan andal yang mendukung transisi pelanggan menuju portofolio produk yang lebih sirkular," imbuhnya.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan target nasional Indonesia dalam memperkuat ekonomi sirkular dan mengurangi kebocoran limbah plastik, sekaligus mendukung ambisi mencapai net zero emission pada 2060.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Apa Penyebab Plastik Makin Mahal? Ini Bahan Pokok yang Harganya Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:12 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Terkini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Impor Minyak Rusia Mulai Dieksekusi Bulan Ini

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:18 WIB

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Kerja Sama Energi RIRusia Makin Kuat, Pasokan Minyak dan Investasi Kilang Segera Masuk

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 14:15 WIB

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:49 WIB

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

IHSG Tancap Gas Terus Menguat di Sesi I, Deretan Saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:29 WIB

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Dunia Usaha RI Mulai Loyo, Tanda-tandanya Sudah Muncul

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Karbon Kehutanan RI Resmi Dijual, Begini Mekanismenya

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:58 WIB

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 12:49 WIB

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB