Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
Pengendara melakukan pengisian BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Pertamina, Jakarta, Selasa (10/9/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Mobil pribadi & pelayanan umum dibatasi beli Pertalite/Solar maks 50 liter/hari per 1 April 2026.
  • Truk logistik roda 6+ dapat kuota Solar hingga 200 liter/hari demi jaga stabilitas pasokan barang.
  • Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik hingga akhir 2026 dengan pengawasan ketat QR Code.

Suara.com - Di tengah memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, Pemerintah Indonesia resmi mengambil langkah tegas untuk mengamankan kuota energi domestik.

Per 1 April 2026 lalu, pemerintah memberlakukan pembatasan volume pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 024/KOM/BPH.DBBM/2026. Langkah efisiensi ini diambil sebagai respons atas risiko gangguan pasokan global, terutama di jalur krusial Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran. Meski volume dibatasi, pemerintah menegaskan bahwa BBM subsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak, dengan skema kuota harian yang terukur.

Daftar Kelompok yang Berhak dan Ketentuan Kuota

Berdasarkan aturan terbaru, berikut adalah kategori warga dan kendaraan yang diperbolehkan mengonsumsi BBM subsidi:

  1. Kendaraan Roda 4 Pribadi & Umum: Masih memiliki hak akses terhadap Pertalite dan Solar dengan batas maksimal 50 liter per hari.
  2. Angkutan Umum Orang/Barang: Untuk menopang mobilitas publik, kendaraan umum roda empat diberikan kuota Solar lebih longgar hingga 80 liter per hari.
  3. Logistik Roda 6 ke Atas: Truk logistik dan bus besar mendapatkan alokasi terbesar, yakni hingga 200 liter per hari, demi menjaga stabilitas harga pangan dan rantai pasok.
  4. Pelayanan Umum: Kendaraan krusial seperti ambulans, mobil jenazah, pemadam kebakaran, dan pengangkut sampah tetap terakomodasi dengan jatah 50 liter per hari.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa meskipun tekanan pasar global sangat kuat, pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026. Hal ini dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat yang baru saja pulih.

Sebagai gantinya, pengawasan di lapangan akan diperketat secara digital.

"Pemerintah berkomitmen menjaga harga tetap stabil. Namun, sebagai kompensasinya, setiap liter harus tepat sasaran. Penggunaan QR Code MyPertamina kini menjadi kewajiban mutlak untuk memastikan transparansi transaksi," ujar Bahlil.

Untuk mengantisipasi kelangkaan, pemerintah juga telah melakukan diversifikasi sumber minyak mentah dengan mengamankan pasokan dari Amerika Serikat dan Afrika sebagai alternatif jika pasokan dari Timur Tengah terganggu.

Diketahui, Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis tertentu per hari ini, Sabtu (18/4/2026). Berdasarkan data dari laman mypertamina.id, kenaikan drastis terjadi pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Di wilayah Jakarta, harga Pertamax Turbo kini dipatok Rp19.400 per liter, naik tajam Rp6.300 dari harga sebelumnya Rp13.100. Lonjakan lebih gila terjadi pada Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing naik Rp9.400 per liter menjadi Rp23.600 dan Rp23.900 per liter.

Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di angka Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di level Rp12.900. Demikian pula dengan BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar yang tidak mengalami perubahan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:00 WIB

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Terkini

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:00 WIB