Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi

Achmad Fauzi

Senin, 20 April 2026 | 09:13 WIB
IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
  • Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,39 persen ke level 7.663 pada awal perdagangan Senin, 20 April 2026 di BEI.
  • Pasar modal domestik mengalami pergerakan terbatas akibat ketidakpastian geopolitik global serta penantian hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
  • BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang support 7.500 hingga level psikologis 7.700 di awal pekan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih perkasa pada awal perdagangan, Senini, 20 April 2026. IHSG naik 0,39 persen ke level 7.663.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.04 WIB, IHSG terus menghijau naik 0,06 persen ke level 7.638.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,06 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 927,3 miliar, serta frekuensi sebanyak 183.100 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 284 saham bergerak naik, sedangkan 268 saham mengalami penurunan, dan 407 saham tidak mengalami pergerakan.

Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Usai libur Lebaran, IHSG sempat melemah 22,22 poin atau 0,31 persen ke level 7.084,62 dan bergerak berbalik arah menguat 1,05 persen atau naik 75 poin ke level 7.181,65 setelah beberapa menit dibuka. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, DEFI, CMNP, AGAR, CSMI, BAPA, APLI, KOTA.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, MLPT, NIRO, MSJA, MGLV, CASH, FITT, IDEA, LMAX.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan masih terbatas pada perdagangan awal pekan ini. Sentimen global dan domestik dinilai belum cukup kuat untuk mendorong indeks menembus level psikologis penting.

Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG pada perdagangan terakhir ditutup menguat tipis 0,17 persen ke level 7.634. Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp746 miliar.

Pergerakan pasar dinilai masih diliputi ketidakpastian, terutama terkait perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Meskipun sebelumnya sempat ada kabar pembukaan Selat Hormuz, kondisi kembali berubah setelah Iran menutup jalur tersebut.

Di sisi global, bursa saham Amerika Serikat mencatatkan penguatan. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,79 persen ke level 49.447,43. Sementara S&P 500 menguat 1,20 persen ke 7.126,06, dan Nasdaq Composite naik 1,52 persen ke posisi 24.468,48.

Meski demikian, sentimen positif global tersebut belum sepenuhnya mampu mengangkat kepercayaan pelaku pasar domestik.

“IHSG diproyeksikan akan bergerak terbatas selama belum mampu menembus level psikologis 7.700, dengan area support berada di kisaran 7.500,” tulis riset tersebut.

Dari sisi eksternal, pasar juga mencermati langkah Presiden Donald Trump yang mengirim utusan khusus untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran di Pakistan. Perkembangan ini dinilai akan menjadi penentu arah sentimen global ke depan.

Sementara itu dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia. Suku bunga acuan diproyeksikan tetap berada di level 4,75 persen, dengan fokus kebijakan pada pengendalian inflasi dan stabilitas nilai tukar rupiah.

Dalam kondisi pasar yang cenderung wait and see, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan yang dapat dicermati investor, yakni INET, INCO, dan HRTA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:38 WIB

IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah

IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:28 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Terkini

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB