Iran: Perang Berakhir Jika Menang Lawan Amerika Serikat atau Lewat Negosiasi

Pebriansyah Ariefana

Senin, 20 Juli 2026 | 12:24 WIB
Iran: Perang Berakhir Jika Menang Lawan Amerika Serikat atau Lewat Negosiasi
Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]
baca 10 detik
  • Iran menegaskan perang dengan Amerika Serikat hanya berakhir saat mereka unggul di lapangan.

  • Menlu Abbas Araghchi menolak bernegosiasi tanpa adanya pencapaian militer strategis yang andal.

  • Teheran mengklaim berhasil menjadi pemain global penentu di tengah kerugian konflik tersebut.

Suara.com - Pihak Teheran Iran tidak akan menghentikan perang dengan Amerika Serikat sebelum mengamankan posisi superior di medan pertempuran. Pemimpin diplomasi Iran menegaskan bahwa kalkulasi militer yang matang menjadi penentu utama sebelum masuk ke meja perundingan.

Langkah ini menandai pergeseran doktrin geopolitik Teheran yang menolak tunduk pada tekanan diplomasi Barat tanpa posisi tawar kuat. Otoritas tertinggi Iran kini menjadikan capaian strategis di lapangan sebagai harga mati sebelum menyepakati gencatan senjata.

Keputusan krusial dalam manajemen krisis adalah membidik momentum paling tepat untuk menyetop permusuhan dan membuka diplomasi. Pemerintah meyakini bahwa negosiasi tanpa modal kemenangan di lapangan hanya akan merugikan posisi kedaulatan negara.

Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)
Persediaan Rudal AS disinyalir menipis. (Instagram)

“Perang bisa berakhir baik melalui kemenangan militer mutlak atau melalui negosiasi. Waktu yang tepat untuk bernegosiasi adalah tepat ketika Anda telah mencapai pencapaian lapangan dan strategis yang andal di front militer,” kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, Senin (20/7/2026).

Pernyataan bersikap tegas tersebut disampaikan langsung dalam wawancara khusus bersama media pemerintah setempat, IRNA. Diplomat senior itu mengingatkan bahwa pertaruhan dalam konflik berskala besar ini melibatkan masa depan seluruh populasi.

Araghchi menggarisbawahi bahwa kepemimpinan negara harus bertindak dengan perhitungan yang sangat cermat untuk meminimalkan dampak fatal. Strategi perang tidak boleh digerakkan oleh dorongan emosional semata tanpa arah yang jelas.

“Anda tidak boleh bertaruh dengan nyawa rakyat dan nasib seluruh negara. Keputusan harus dibuat berdasarkan kalkulasi yang akurat dan lengkap,” ujar Araghchi secara terbuka.

Pemerintah terus mengevaluasi keseimbangan antara keuntungan taktis jangka panjang dan beban kerugian nasional yang nyata. Analisis mendalam dilakukan untuk menakar efektivitas kelanjutan pertempuran terhadap eksistensi negara.

Teheran meyakini dinamika perang ini justru berhasil mendongkrak posisi tawar mereka di panggung politik global saat ini. Struktur pertahanan dalam negeri diklaim terbukti kokoh menghadapi gempuran serta sanksi ekonomi dari lawan.

baca juga

“Meskipun ada beberapa kerugian, kami muncul sebagai pemain internasional yang menentukan dalam perang ini dan menunjukkan kekuatan sistem.”

Konflik menahun yang melibatkan Teheran dan Washington terus membakar stabilitas kawasan Timur Tengah hingga berada di titik kritis. Ketegangan yang berakar dari perbedaan ideologi geopolitik ini kerap memicu konfrontasi bersenjata regional.

Pernyataan keras dari kementerian luar negeri ini keluar di tengah meningkatnya desakan internasional terkait gencatan senjata. Kendati demikian, Iran memilih bertahan pada strategi militer aktif guna memaksa Amerika Serikat tunduk dalam negosiasi masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanker Terbakar di Selat Hormuz, Diduga Ditembak IRGC Iran karena Ngotot Terobos

Tanker Terbakar di Selat Hormuz, Diduga Ditembak IRGC Iran karena Ngotot Terobos

News | Senin, 20 Juli 2026 | 12:01 WIB

Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran

Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:32 WIB

Terkini

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

×