Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 09:30 WIB
Saling Kunci di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah Tipis ke Level USD 101
Pasar kini tengah mencermati kebuntuan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang kian memanas di jalur logistik vital, Selat Hormuz. Foto Gemini
  • Brent turun tipis ke USD 101,76 dan WTI ke USD 92,82 per barel.
  • Iran sita 2 kapal & blokade AS berlanjut, pasokan global 20% terancam.
  • Gencatan senjata diperpanjang Trump, namun tanggal berakhir belum pasti.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia terpantau melandai tipis pada perdagangan Kamis (23/4/2026), setelah sempat terbang tinggi pada sesi sebelumnya. Pasar kini tengah mencermati kebuntuan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang kian memanas di jalur logistik vital, Selat Hormuz.

Mengutip data Reuters, harga minyak mentah Brent terkoreksi tipis 15 sen ke level USD 101,76 per barel. Meski turun, Brent masih mampu bertahan di atas level psikologis USD 100 yang diraih pada perdagangan Rabu kemarin. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) juga melemah 14 sen ke posisi USD 92,82 per barel.

Sebelumnya, kedua harga minyak acuan ini sempat menguat tajam lebih dari USD 3. Lonjakan tersebut dipicu oleh data stok bensin dan distilat AS yang menyusut di luar ekspektasi, serta minimnya progres dalam negosiasi damai global.

Meski Presiden AS Donald Trump telah memperpanjang gencatan senjata atas permintaan mediator Pakistan, tensi di Selat Hormuz nyatanya tidak mendingin. Jalur yang dulunya menyumbang 20 persen pasokan minyak dunia ini masih menjadi arena "saling kunci".

Iran dilaporkan baru saja menyita dua kapal pada Rabu kemarin, yang semakin memperketat cengkeraman mereka di wilayah perairan tersebut. Di sisi lain, blokade angkatan laut AS terhadap perdagangan laut Iran hingga kini belum dicabut.

"Gencatan senjata penuh hanya akan masuk akal jika blokade (AS) tersebut dicabut," tegas Mohammad Baqer Qalibaf, Juru Bicara Parlemen sekaligus Negosiator Utama Iran.

Ketegangan tidak hanya melokalisir di Timur Tengah. Militer AS dilaporkan telah mencegat sedikitnya tiga tanker berbendera Iran di perairan Asia, tepatnya di posisi dekat India, Malaysia, dan Sri Lanka, untuk memaksa mereka menjauh.

Walaupun Gedung Putih mulai melunak dengan menarik ancaman pengeboman infrastruktur Iran, ketidakpastian masih menghantui pasar. Pasalnya, Washington belum menetapkan tanggal pasti kapan masa berlaku kebijakan gencatan senjata ini berakhir, yang membuat investor tetap dalam posisi waspada tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

Selat Hormuz Memanas! Balas AS, Garda Revolusi Iran Sita Dua Kapal Asing

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:21 WIB

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

Mundur Tiba-Tiba! Ada Apa dengan Petinggi Angkatan Laut AS Saat Blokade Iran?

News | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB

Terkini

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Emas Antam Terpeleset Jatuh Lagi, Harganya Tembus Rp 2.805.000/Gram

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Bangkit Menghijau Kamis Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:19 WIB

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:35 WIB

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB