Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 09:44 WIB
Alasan Kuat Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Kursi Dirjen Kemenkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencopot Dirjen Anggaran Kemenkeu, Luky Alfirman. [Screenshot YouTube Kemenkeu]
  • Menkeu Purbaya copot Febrio Kacaribu & Luky Alfirman dari jabatan Dirjen Kemenkeu.
  • Tiga kursi Eselon I kini kosong; Plh ditunjuk untuk menjaga stabilitas organisasi.
  • Daftar nama calon Dirjen baru akan diajukan ke Presiden Prabowo pada Mei 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi merombak jajaran elite Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan mencopot dua pejabat krusial yakni Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman.

Febrio sebelumnya menahkodai posisi Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, sementara Luky Alfirman merupakan sosok di balik pos Dirjen Anggaran. Langkah berani ini dikonfirmasi langsung oleh Purbaya, yang menyebut pergantian tersebut sudah efektif sejak Selasa (21/4/2026).

“Sudah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang. Sudah dari kemarin sore aktif,” tegas Purbaya saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Meski mencopot keduanya dari posisi strategis, Purbaya tampak masih menyimpan rapat-rapat rencana jangka panjang bagi kedua pejabat senior tersebut. Alih-alih memberikan jabatan baru secara instan, Purbaya memilih untuk memarkirkan mereka sementara waktu.

Purbaya mengaku masih menimbang-nimbang posisi mana yang sekiranya relevan dengan spesialisasi dan keahlian yang dimiliki Febrio maupun Luky.

“(Febrio dan Luky) Istirahat dulu. Nanti saya cari tempat yang pas buat mereka,” imbuh Purbaya dengan nada santai.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu usai acara diskusi bertajuk "Stimulus Ekonomi Bisa Dongkrak Rakyat?" di Menteng, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). Foto-Fadil, Suara.com
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu usai acara diskusi bertajuk "Stimulus Ekonomi Bisa Dongkrak Rakyat?" di Menteng, Jakarta, Sabtu (28/6/2025). Foto-Fadil, Suara.com

Keputusan ini praktis membuat peta jabatan di Kemenkeu mengalami kekosongan besar. Saat ini, tercatat ada tiga kursi panas Eselon I yang tidak memiliki pejabat definitif yakni Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, Dirjen Anggaran dan Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).

Khusus untuk posisi Dirjen DJSPSK, kekosongan terjadi lantaran Masyita Crystallin ditarik untuk memperkuat manajemen di PT Danantara Investment Management (Persero).

Menanggapi banyaknya "lubang" di jajaran pimpinan, Purbaya menegaskan proses seleksi kandidat terbaik akan segera digulirkan. Nama-nama calon suksesor tersebut rencananya akan diserahkan secara kolektif kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti kan sekalian diajukan ke Presiden. Jadi sekaligus mungkin di awal atau pertengahan Mei,” tuturnya.

Di tengah transisi besar ini, roda organisasi Kemenkeu tetap dipastikan berputar. Hal ini dibuktikan dengan pelantikan 5 pejabat eselon II berdasarkan KMK Nomor 94 Tahun 2026 guna mengisi pos di Sekretariat Jenderal hingga DJKN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?

Mau Tiru Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal di Selat Malaka: Lumayan Kan?

Video | Rabu, 22 April 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB