- Harga mayoritas komoditas pangan nasional di pasar tradisional mengalami kenaikan signifikan pada Kamis, 23 April 2026.
- Lonjakan harga tertinggi terjadi pada komoditas cabai, bawang, beras kualitas bawah, serta daging sapi kualitas satu.
- Beberapa komoditas seperti daging ayam, telur, dan minyak goreng curah mencatatkan penurunan harga di pasaran.
Suara.com - Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan kembali terjadi di pasar tradisional pada Kamis (23/4/2026). Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional Bank Indonesia (PIHPS BI) menunjukkan, mayoritas bahan pokok mengalami lonjakan, terutama kelompok cabai dan daging.
Berdasarkan data rata-rata nasional, harga cabai menjadi yang paling mencolok. Cabai rawit merah tercatat menyentuh Rp63.750 per kilogram atau naik 13,73 persen, sementara cabai merah besar berada di level Rp52.000 per kilogram dengan kenaikan 12,92 persen.
Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang mencapai Rp47.850 per kilogram, meski lebih moderat dengan kenaikan 4,34 persen. Sementara itu, cabai merah keriting justru turun tipis menjadi Rp43.250 per kilogram atau turun 4 persen.
Di kelompok bawang, tren kenaikan juga terlihat. Bawang merah ukuran sedang tercatat Rp50.350 per kilogram atau naik 8,51 persen. Bawang putih ukuran sedang ikut naik menjadi Rp41.200 per kilogram atau meningkat 3,39 persen.
Komoditas beras juga menunjukkan tren serupa. Beras kualitas bawah I naik ke Rp15.500 per kilogram atau meningkat 6,53 persen. Beras kualitas medium I berada di Rp16.600 per kilogram atau naik 3,11 persen, sementara beras kualitas super I mencapai Rp17.150 per kilogram.
Meski begitu, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Beras kualitas super II tercatat turun tipis menjadi Rp16.800 per kilogram atau turun 0,3 persen. Penurunan juga terjadi pada gula pasir premium yang berada di Rp19.800 per kilogram, turun 1,98 persen.
Dari sisi protein hewani, harga daging sapi masih menunjukkan tekanan. Daging sapi kualitas I tercatat Rp151.200 per kilogram atau naik 2,37 persen. Daging sapi kualitas II juga naik menjadi Rp142.700 per kilogram atau meningkat 2,07 persen.
Sementara itu, harga daging ayam ras segar justru turun ke Rp39.450 per kilogram atau turun 2,59 persen. Telur ayam ras juga melemah tipis ke Rp32.250 per kilogram atau turun 0,31 persen.
Pada komoditas minyak goreng, pergerakan harga terlihat beragam. Minyak goreng curah turun ke Rp19.400 per kilogram atau turun 4,43 persen. Namun minyak goreng kemasan bermerek I naik ke Rp23.750 per kilogram atau meningkat 1,5 persen.
Adapun minyak goreng kemasan bermerek II turun menjadi Rp21.850 per kilogram atau turun 2,89 persen. Gula pasir lokal juga tercatat melemah ke Rp18.900 per kilogram atau turun 1,31 persen.