Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 08:58 WIB
9 Daftar Saham RI yang Hanya Dikuasai Segelintir Orang, Jadi Catatan Merah MSCI
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom].
  • Ada 9 saham RI dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi (HSC) yang minim likuiditas.
  • BEI sebut label HSC bertujuan menjaga transparansi bagi investor atas struktur pemilik saham.
  • Emiten wajib perbaiki struktur kepemilikan lewat re-float untuk keluar dari catatan merah.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya angkat bicara mengenai sorotan tajam pasar global terhadap sejumlah emiten dalam negeri. Keputusan MSCI untuk mencoret beberapa saham Indonesia karena masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan sangat terkonsentrasi, kini menjadi "rapor merah" yang diantisipasi otoritas bursa.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengungkapkan bahwa saham-saham dalam kategori HSC ini merupakan emiten yang mayoritas kepemilikannya hanya digenggam oleh segelintir investor atau kelompok terbatas.

"Tujuan dari label HSC ini adalah meningkatkan transparansi kepada publik. Investor perlu tahu informasi mengenai konsentrasi kepemilikan di perusahaan tercatat tersebut," ujar Irvan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menurut Irvan, status HSC tidak muncul tiba-tiba. Terdapat komite khusus yang melibatkan BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk memantau pergerakan saham melalui trigger factor process. Aspek yang dipelototi mulai dari volatilitas harga, aspek pengawasan, hingga likuiditas di pasar.

"Jika terkena trigger, kami akan melakukan assessment shareholding structure. Emiten yang terindikasi HSC akan diumumkan ke publik agar ada kewaspadaan bagi investor ritel," tambahnya.

Meski begitu, BEI memberikan "pintu keluar" bagi emiten yang ingin melepas label HSC ini. Caranya adalah dengan melakukan aksi korporasi seperti re-float atau penambahan saham publik guna memperbaiki struktur kepemilikan agar lebih menyebar dan likuid.

Saat ini, tercatat ada sembilan emiten yang masuk daftar HSC dengan persentase kepemilikan pengendali yang sangat dominan, bahkan ada yang menyentuh angka 99 persen.

Fenomena ini yang kemudian membuat indeks global seperti MSCI memberikan catatan khusus karena dianggap berisiko tinggi terhadap manipulasi harga dan rendahnya likuiditas.

Daftar 9 Saham RI dengan Konsentrasi Kepemilikan Tertinggi:

  1. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK): 99,85%
  2. PT Ifishdeco Tbk (IFSH): 99,77%
  3. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS): 98,35%
  4. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII): 97,75%
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): 97,31%
  6. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV): 95,94%
  7. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): 95,76%
  8. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY): 95,47%
  9. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO): 95,35%

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:16 WIB

Terkini

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Waspada Vape Bodong! Konsumen Diimbau Pilih Produk Berpita Cukai demi Keamanan

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:35 WIB

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

IHSG Diproyeksi Menguat Didorong Kabar Perundingan AS-Iran, Ini Saham Rekomendasinya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:27 WIB

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Terancam Downgrade MSCI, BEI Optimistis IHSG Tetap Kuat dan Naik 8%

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:07 WIB

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Melihat Peran Perempuan Jadi Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Wall Street Pecahkan Rekor Baru Setelah Trump Perpanjang Gencatan Senjata

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:39 WIB

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.527 Triliun, BI Ungkap Penyebab dan Strateginya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:28 WIB

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:16 WIB

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB