Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB
Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian
Ilustrasi. Suku bunga yang masih nangkring di level tinggi, fluktuasi nilai tukar yang liar, hingga daya beli masyarakat yang loyo memaksa para pengembang untuk memutar otak lebih keras dalam mengeksekusi proyek. Foto ist.
baca 10 detik
  • Pengembang hadapi tekanan suku bunga tinggi, regulasi, dan perubahan tren pasar.
  • CEO Steven Kusumo tekankan perencanaan disiplin dan keputusan terukur hadapi ketidakpastian.
  • Sinergi dan ketepatan membaca pasar jadi modal utama keberlanjutan proyek properti.

Suara.com - Industri properti nasional resmi memasuki fase "new normal" yang penuh dengan ranjau ekonomi dan regulasi. Suku bunga yang masih nangkring di level tinggi, fluktuasi nilai tukar yang liar, hingga daya beli masyarakat yang loyo memaksa para pengembang untuk memutar otak lebih keras dalam mengeksekusi proyek.

Meski Bank Indonesia (BI) berupaya menjaga stabilitas moneter dan pemerintah mengguyur insentif sektor perumahan, nyatanya "obat" tersebut belum sepenuhnya ampuh meredam ketidakpastian di lapangan. Kondisi ini diperumit dengan pergeseran selera konsumen yang kini lebih melirik kawasan terpadu (mixed-use) dengan fasilitas komplet, ketimbang sekadar hunian konvensional.

CEO Agung Sedayu Group (ASG), Steven Kusumo, mengakui bahwa kompleksitas telah menjadi musuh utama sekaligus tantangan terbesar bagi para pengembang saat ini. Menurutnya, industri properti tidak lagi bisa berjalan dengan gaya lama yang spekulatif.

“Tantangan terbesar sebagai developer saat ini adalah kompleksitas. Mulai dari dinamika ekonomi, perubahan regulasi, hingga ekspektasi pasar yang semakin tinggi,” ujar Steven dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Steven menekankan bahwa tekanan yang datang dari berbagai arah ini harus diantisipasi secara simultan sejak tahap perencanaan. Baginya, kunci untuk bertahan di tengah badai ekonomi adalah kedisiplinan dalam mengambil keputusan bisnis.

“Kami menyikapinya dengan perencanaan yang disiplin dan pengambilan keputusan yang terukur,” tegasnya.

Selain disiplin internal, Steven menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) menjadi strategi krusial. Sinergi ini dianggap mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar yang dinamis dengan visi pengembangan jangka panjang perusahaan.

Di tengah persaingan yang makin sengit, kecepatan beradaptasi terhadap tren bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ketepatan dalam membaca arah pasar akan menentukan apakah sebuah proyek properti tetap relevan atau justru ditinggalkan oleh konsumen yang semakin selektif.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:24 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×