Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB
BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya
Gedung Bank Central Asia (BCA) di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • PT Bank Central Asia Tbk memutuskan meningkatkan rasio pembayaran dividen kepada pemegang saham menjadi 72 persen pada 2026.
  • Manajemen BCA mengubah kebijakan pembagian dividen interim menjadi rutin setiap kuartal guna mengoptimalkan keuntungan bagi para investor.
  • Perseroan optimistis kinerja tetap solid dengan menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 8 hingga 10 persen tahun ini.

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) segera membagikan dividen kepada pemegang saham pada 2026.

Direktur BCA, Vera Eve Lim, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen meningkatkan payout ratio dividen BCA menjadi 72 persen. Angka ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 68 persen.

Langkah strategis ini mencerminkan posisi permodalan perseroan yang kuat di tengah stabilitas ekonomi nasional.

"Mengenai dividen, kami akan membayar dividen tahun ini dividen PT BCA-nya itu 72 persen dibandingkan tahun sebelumnya 68 persen," katanya dalam paparannya secara virtual, Kamis (23/4/2026).

Selain kenaikan rasio, emiten bersandi saham BBCA ini juga melakukan perubahan kebijakan terkait frekuensi pembagian keuntungan kepada pemegang saham.

Jika biasanya dividen interim hanya dibagikan satu kali dalam setahun, yakni pada bulan Desember, kini jadwal dividen interim BCA akan dilakukan setiap kuartal.

Ilustrasi BCA Mobile
Ilustrasi BCA Mobile

"Mulai tahun ini kita akan lakukan setiap kuartal, mulai dari kuartal kedua, ketiga, dan keempat. Jadi ada tiga kali dividen interim, dan dividen final pada kuartal pertama," jelas Vera Eve Lim.

Terkait kondisi makroekonomi, Vera memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menunjukkan resiliensi yang baik. Tercatat, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I 2024 mampu tumbuh sebesar 5,17 persen.

Tren positif ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga akhir tahun, dengan potensi pertumbuhan mencapai kisaran 5,2 persen pada kuartal IV 2024 atau kuartal I 2025 mendatang.

Meskipun terdapat indikasi perlambatan ekonomi global, manajemen BCA tetap optimistis bahwa dampaknya terhadap ekonomi domestik tidak akan bergeser jauh dari proyeksi awal.

Optimisme ini juga sejalan dengan target intermediasi perbankan, di mana BCA memperkirakan pertumbuhan penyaluran kredit akan tetap kokoh di kisaran 8 persen sampai 10 persen hingga penghujung tahun.

Ke depan, perusahaan akan terus memantau dinamika pasar dan permintaan kredit yang cenderung fluktuatif demi menjaga kualitas aset.

Vera menegaskan bahwa rencana kerja perseroan tetap berjalan sesuai jalur untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Melalui manajemen risiko yang tepat, BCA yakin proyeksi pertumbuhan kredit BCA dapat tercapai secara maksimal seiring dengan harapan adanya perbaikan permintaan di berbagai sektor usaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:32 WIB

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Terkini

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:39 WIB

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:33 WIB

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

BI Guyur Insentif Rp427,9 Triliun Buat Perbankan, Bank Asing Juga Kebagian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

IHSG Masih Rungkad di Jumat Pagi ke level 7.378

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:21 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Masih Rp 2.805.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:04 WIB