Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 April 2026 | 18:32 WIB
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan, Senin (6/4/2026). Foto ist
baca 10 detik
  • CNAF bagikan dividen Rp129 miliar (40% laba bersih) hasil kinerja tahun 2025.
  • Pendapatan naik 9,31% jadi Rp2,23 triliun dan kantongi peringkat AAA dari Fitch.
  • Pangsa pasar naik ke 6,11% dengan total pembiayaan baru mencapai Rp9,25 triliun.

Suara.com - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan, Senin (6/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Perseroan mengumumkan performa yang tetap resilien meski kondisi pasar otomotif sempat terkontraksi.

Salah satu poin krusial yang disepakati pemegang saham adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp129 miliar. Angka ini merepresentasikan payout ratio sebesar 40% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp322,75 miliar.

Sepanjang tahun 2025, CNAF berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, atau tumbuh 9,31% secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini disokong oleh kenaikan total aset yang mencapai Rp11,46 triliun dan aset kelolaan sebesar Rp13,66 triliun.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan, mengakui bahwa tahun 2025 merupakan periode yang menantang bagi industri pembiayaan. Namun, strategi adaptif perusahaan berhasil membawa CNAF meningkatkan pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11%.

"CNAF berhasil menjaga kinerja yang adaptif, resilien, dan kompetitif. Kami membukukan total penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp9,25 triliun di tahun 2025," ujar Ristiawan dalam keterangannya.

Kualitas aset CNAF yang terjaga juga mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat Fitch Indonesia yang menyematkan peringkat AAA. Peringkat tertinggi ini mencerminkan manajemen risiko dan kelincahan (agility) Perseroan yang berada di level terbaik.

Selain urusan finansial, RUPST juga menetapkan pengangkatan kembali Dr. Rini Fatma Kartika sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk periode 2026-2029. Hal ini mempertegas komitmen CNAF dalam memperkuat struktur tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

Menatap tahun 2026, manajemen CNAF tetap optimistis prospek usaha akan membaik meskipun dibayangi tantangan makroekonomi dan geopolitik global.

baca juga

"Kami senantiasa terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek prudential untuk mencapai misi menjadi the most profitable multifinance di Indonesia," tutup Ristiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×