Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.916,070
LQ45 584,483
Srikehati 289,903
JII 349,817
USD/IDR 17.994

CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 April 2026 | 18:32 WIB
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan, Senin (6/4/2026). Foto ist
baca 10 detik
  • CNAF bagikan dividen Rp129 miliar (40% laba bersih) hasil kinerja tahun 2025.
  • Pendapatan naik 9,31% jadi Rp2,23 triliun dan kantongi peringkat AAA dari Fitch.
  • Pangsa pasar naik ke 6,11% dengan total pembiayaan baru mencapai Rp9,25 triliun.

Suara.com - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 di Griya CIMB Niaga, Tangerang Selatan, Senin (6/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Perseroan mengumumkan performa yang tetap resilien meski kondisi pasar otomotif sempat terkontraksi.

Salah satu poin krusial yang disepakati pemegang saham adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp129 miliar. Angka ini merepresentasikan payout ratio sebesar 40% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp322,75 miliar.

Sepanjang tahun 2025, CNAF berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp2,23 triliun, atau tumbuh 9,31% secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini disokong oleh kenaikan total aset yang mencapai Rp11,46 triliun dan aset kelolaan sebesar Rp13,66 triliun.

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan, mengakui bahwa tahun 2025 merupakan periode yang menantang bagi industri pembiayaan. Namun, strategi adaptif perusahaan berhasil membawa CNAF meningkatkan pangsa pasar pembiayaan kendaraan bermotor menjadi 6,11%.

"CNAF berhasil menjaga kinerja yang adaptif, resilien, dan kompetitif. Kami membukukan total penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp9,25 triliun di tahun 2025," ujar Ristiawan dalam keterangannya.

Kualitas aset CNAF yang terjaga juga mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat Fitch Indonesia yang menyematkan peringkat AAA. Peringkat tertinggi ini mencerminkan manajemen risiko dan kelincahan (agility) Perseroan yang berada di level terbaik.

Selain urusan finansial, RUPST juga menetapkan pengangkatan kembali Dr. Rini Fatma Kartika sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk periode 2026-2029. Hal ini mempertegas komitmen CNAF dalam memperkuat struktur tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

Menatap tahun 2026, manajemen CNAF tetap optimistis prospek usaha akan membaik meskipun dibayangi tantangan makroekonomi dan geopolitik global.

baca juga

"Kami senantiasa terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan aspek prudential untuk mencapai misi menjadi the most profitable multifinance di Indonesia," tutup Ristiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 16:21 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Terkini

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

SMGR Catat Penjualan Semen Tumbuh 4,4% hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:44 WIB

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Home Credit Genjot Pembiayaan Usai Penyaluran Kredit Tumbuh 14% pada Kuartal I 2026

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 08:37 WIB

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

BEI Gunakan Fitur Repo SBSN di SPPA, Dorong Likuiditas Pendalaman Pasar Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:40 WIB

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Mulai Juli 2026, Pemutihan Data SLIK Wajib Selesai dalam 3 Hari Kerja

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:57 WIB

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Sudah Dapat 4 Juta Ha Lahan, Agrinas Akan Buka 400.000 Ha Kebun Sawit Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 21:06 WIB

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Penyeragaman Kemasan Rokok Akan Picu Masalah-masalah Baru

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Agrinas Palma Buka 20.000 Lowongan Pekerjaan di Perkebunan Sawit Hasil Sitaan Satgas PKH

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:34 WIB

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

×