Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
B50 dan Bobibos (Gemini AI)
  • Kementerian ESDM mematangkan uji laboratorium bahan bakar Bobibos asal limbah pertanian untuk memastikan kualitas serta keamanan produk.
  • Lemigas akan menguji karakter fisik, kimia, emisi, dan performa mesin sebagai standar teknis sebelum produk tersebut dipasarkan.
  • Hasil pengujian akan menentukan klasifikasi produk serta syarat kelayakan Bobibos untuk melanjutkan tahap uji jalan secara nyata.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), semakin mematangkan proses uji laboratorium bahan bakar inovatif Bobibos sebelum resmi dipasarkan ke masyarakat. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kualitas, serta klasifikasi produk di tengah kebutuhan energi alternatif yang terus meningkat.

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), menegaskan bahwa proses pengujian menjadi tahapan krusial sebelum bahan bakar tersebut dapat digunakan secara luas. 

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Noor Arifin Muhammad, menyebutkan bahwa pembahasan lanjutan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.

“Pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan kategori Bobibos, apakah masuk sebagai bahan bakar nabati (BBN) atau bahan bakar minyak (BBM). 

“Secara detail, teknis pengujian akan sepenuhnya dilakukan oleh Lemigas. Kami minta Bobibos proaktif menindaklanjuti langkah-langkah teknis ini agar prosesnya akuntabel,” tambahnya.

Sementara itu, Founder Bobibos M Iklas Thamrin, mengungkapkan bahwa pengujian akan dilakukan secara menyeluruh dan bertahap. 

Tahap awal akan dilaksanakan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk mengidentifikasi karakter dasar bahan bakar tersebut.

“Dalam tahap awal, pengujian akan mencakup berbagai aspek penting, seperti sifat fisika dan kimia, stabilitas, kompatibilitas dengan mesin, kemudahan mengalir, kualitas penyalaan, hingga tingkat korosivitas,” jelas Iklas.

Tak hanya itu, pengujian juga mencakup performa bahan bakar, mulai dari emisi gas buang, daya tahan mesin, hingga potensi pembentukan deposit hasil pembakaran. 

Seluruh proses ini dilakukan untuk memastikan Bobibos aman dan efisien saat digunakan dalam kondisi nyata.

Pada tahap awal, Lemigas akan mengambil sampel bahan bakar dari tangki penyimpanan menggunakan metode standar internasional ASTM D4057. 

Sampel tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan apakah Bobibos termasuk bahan bakar jenis baru atau masuk kategori yang sudah ada.

“Dari sini nanti ditentukan bahwa Bobibos masuk kategori bahan bakar yang mana, eksisting atau jenis baru, maka akan ditentukan parameternya,” kata Iklas.

Jika lolos uji laboratorium dan pengujian mesin (test bench), Bobibos akan melanjutkan ke tahap uji jalan (road test). 

BBM ramah lingkungan baru, Bobibos. [Instagram].
BBM ramah lingkungan baru, Bobibos. [Instagram]

Tahap ini mensimulasikan penggunaan kendaraan secara nyata sekaligus menjadi bagian dari proses komersialisasi dan sosialisasi produk.

Pemerintah menyatakan dukungannya terhadap inovasi energi dalam negeri, terutama di tengah tekanan krisis energi global. Namun demikian, seluruh tahapan pengujian wajib dilakukan sesuai prosedur guna menjamin keamanan konsumen.

Bobibos sendiri merupakan bahan bakar ramah lingkungan berbasis limbah jerami padi dan pertanian. 

Produk yang merupakan singkatan dari “Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!” ini diklaim memiliki nilai oktan tinggi setara RON 98, sehingga berpotensi menjadi alternatif energi baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Harga Batu Bara Acuan Naik pada Periode Kedua April, Tembus 103,43 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 15:29 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:37 WIB

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:45 WIB

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:17 WIB

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:30 WIB