Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
Ilustrasi. [Ist]
  • OJK mendorong Bank Pembangunan Daerah memanfaatkan dana simpanan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan penyaluran kredit pada sektor produktif lokal.
  • Kondisi likuiditas perbankan daerah per Februari 2024 sangat sehat dengan ruang ekspansi kredit yang masih terbuka cukup lebar.
  • Strategi penguatan BPD ini menjadi bagian dari visi OJK periode 2024–2027 untuk memperkuat peran bank sebagai penggerak ekonomi.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan terkait fenomena meningkatnya simpanan dana Pemerintah Daerah (Pemda) di sistem perbankan nasional, yang terjadi di tengah lambatnya penyerapan belanja daerah.

OJK memandang tren ini sebagai peluang strategis bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk memperkuat peran intermediasi mereka.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa penempatan dana tersebut seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama melalui penyaluran kredit ke sektor produktif.

"Dukungan Pemda melalui penempatan dana di BPD memberikan keuntungan kompetitif karena menjadi sumber dana murah bagi bank. Hal ini dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Dian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Langkah optimasi dana daerah ini sejalan dengan visi Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 yang telah dirilis oleh OJK. Strategi tersebut dirancang agar BPD memiliki likuiditas yang terjaga dan kompetitif.

Dengan kapasitas permodalan yang kuat, bank daerah diharapkan lebih agresif dalam menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM dan sektor produktif lainnya yang relevan dengan kebutuhan spesifik masyarakat di daerah.

Penempatan dana ini biasanya mengikuti siklus anggaran saat realisasi Transfer ke Daerah (TKD) mulai berjalan, sehingga memperkuat daya tahan bank dalam menghadapi dinamika ekonomi.

Data Keuangan: Likuiditas Melimpah, Ruang Ekspansi Terbuka

Berdasarkan data keuangan per Februari 2024, performa perbankan daerah secara agregat berada dalam kondisi yang sangat sehat dengan likuiditas yang melimpah (ample). Beberapa indikator utama menunjukkan angka yang jauh di atas ambang batas regulasi:

  • Liquidity Coverage Ratio (LCR): Mencapai 201,78 persen.
  • Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD): Sebesar 129,83 persen.
  • Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK): Berada di level 27,42 persen.

Meski likuiditas melimpah, OJK mencatat bahwa potensi ekspansi kredit masih sangat terbuka lebar. Hal ini terlihat dari rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) BPD yang tercatat di level 83,84 persen.

Angka ini mengindikasikan bahwa BPD masih memiliki ruang yang cukup luas untuk menyalurkan kredit lebih banyak lagi kepada masyarakat.

Dian menegaskan bahwa OJK akan terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan optimalisasi dana daerah ini tidak mengabaikan prinsip kehati-hatian. Transformasi BPD diharapkan tidak hanya memperkuat kinerja internal bank, tetapi juga menjadi pilar penyangga ekonomi nasional.

"Melalui pengawasan ketat dari OJK, optimalisasi dana daerah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja BPD dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui rasio likuiditas yang terjaga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

OJK Klaim Perbankan Kebal Guncangan: Kokoh di Atas Kertas, Waspada di Lapangan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:00 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:56 WIB

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB