Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto ist
  • OJK & Bibit luncurkan PINTAR Reksa Dana guna perkuat literasi keuangan domestik.
  • Strategi SIP Bibit bidik disiplin investasi, berkaca pada sukses 600% AAUM India.
  • Investor pasar modal RI tembus 26 juta, potensi pertumbuhan reksa dana kian besar.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku industri pasar modal resmi meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana serta Pekan Reksa Dana 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/4/2026). Langkah strategis ini membidik penguatan pasar keuangan domestik melalui disiplin investasi masyarakat.

Hadir dalam peluncuran tersebut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Gerakan ini menjadi momentum krusial mengingat jumlah investor pasar modal Indonesia kini telah menembus angka 26 juta investor.

Aplikasi investasi digital Bibit.id turut mengambil peran sentral dalam gerakan ini. Direktur Bibit.id, Hilmawan Kusumajaya menyatakan bahwa pihaknya telah mempelopori fitur Systematic Investment Plan (SIP) atau nabung rutin sejak tahun 2020.

"Filosofi investasi terencana dan berkala telah terbukti menjadi cara paling efektif bagi masyarakat untuk membangun kekayaan jangka panjang," ujar Hilmawan.

Strategi SIP menggabungkan kekuatan bunga majemuk (the power of compounding) dan Dollar Cost Averaging. Investor diwajibkan menyetor dana dalam jumlah tetap secara terjadwal. Metode ini dinilai cocok untuk target jangka panjang, seperti pembelian hunian dalam horizon waktu 10 tahun.

Ambisi Indonesia untuk memperbesar basis investor reksa dana bukan tanpa referensi. Chief Executive AMFI (India), Venkat N. Chalasani, yang turut hadir, memaparkan data mencengangkan dari Negeri Bollywood.

Melalui kampanye “Mutual Fund Sahi Hai” yang dimulai pada 2017, India berhasil mengubah lanskap investasinya. Dalam periode singkat Februari 2017 hingga Maret 2019 saja, Average Assets Under Management (AAUM) reksa dana di India tumbuh 33%.

"Yang lebih mencengangkan, sejak gerakan itu dicanangkan hingga hari ini, AAUM reksa dana di India tercatat tumbuh 600%," ungkap Venkat.

Hilmawan optimis Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dan meraih kesuksesan serupa. "Dengan lebih dari 26 juta investor per hari ini, kami optimis dapat mencapai kesuksesan yang sama dengan India melalui disiplin dan teknologi finansial," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

Terkini

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

IHSG Masih Loyo Pada Penutupan Senin, Padahal 423 Saham Menghijau

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:16 WIB

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:10 WIB

Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025

Superbank Raup Laba Bersih Sebelum Pajak Rp 143,3 M Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:02 WIB

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:56 WIB

Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026

Krakatau Steel Bukukan Laba Bersih 4,6 Juta Dolar AS di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:48 WIB

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?

Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:10 WIB

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

3 Jenis Reksadana yang Paling Cocok untuk Investor Pemula, Risiko Rendah

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman

Indonesia Merugi Rp30 Triliun per Tahun dari Makanan Tidak Aman

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:41 WIB

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:32 WIB