Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS
Ilustrasi dampak konflik Timur Tengah memanas terhadap harga minyak Brent. [Suara.com/AI]
  • Harga minyak dunia melonjak pada 30 April 2026 akibat kekhawatiran gangguan pasokan setelah konflik AS-Israel melawan Iran.
  • Teheran memblokir Selat Hormuz sebagai respons atas serangan militer sehingga memicu krisis energi terbesar dalam sejarah dunia.
  • OPEC+ berencana meningkatkan kuota produksi di tengah mundurnya UEA dan kendala logistik akibat penutupan jalur strategis tersebut.

Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan Kamis, 30 April 2026 seiring meningkatnya kekhawatiran atas gangguan pasokan dari Timur Tengah. Kondisi ini dipicu oleh buntunya upaya negosiasi untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Juni melonjak 1,62 persen ke posisi 119,94 dolar AS per barel, menandai kenaikan hari kesembilan berturut-turut.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,59 persen ke level 107,51 dolar AS per barel, meneruskan momentum penguatan signifikan yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan dengan sejumlah perusahaan minyak untuk membahas langkah-langkah mitigasi menyusul rencana blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat yang diprediksi berlangsung selama berbulan-bulan.

Langkah ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya gangguan pasokan minyak mentah dalam jangka panjang.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai harapan untuk penyelesaian konflik atau pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat masih sangat kecil. Jalur strategis tersebut merupakan urat nadi energi dunia yang saat ini tengah terhambat.

Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)
Blokade Selat Hormuz oleh AS (freepik)

Situasi kian kritis setelah Teheran memblokir hampir seluruh lalu lintas kapal di Selat Hormuz, sebagai respons atas serangan udara yang dilancarkan AS dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Konflik ini tidak hanya menelan ribuan korban jiwa, tetapi juga disebut-sebut oleh para analis sebagai gangguan energi terbesar dalam sejarah dunia.

Krisis semakin meruncing pada bulan ini setelah Amerika Serikat secara resmi mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal pengangkut milik Iran di kawasan tersebut.

Dari sisi pasokan, kelompok produsen minyak dunia, OPEC+, diperkirakan akan menyepakati kenaikan kuota produksi minyak mentah sebesar 188.000 barel per hari dalam pertemuan hari Minggu mendatang.

Langkah ini diambil di tengah dinamika pasar energi global yang kian kompleks.

Pertemuan strategis ini digelar sesaat setelah Uni Emirat Arab (UEA) resmi mengundurkan diri dari keanggotaan OPEC per 1 Mei 2026. Mundurnya UEA dinilai akan melemahkan kendali OPEC dalam menstabilkan harga minyak dunia.

Meski hengkangnya UEA memberikan keleluasaan bagi negara tersebut untuk menggenjot produksi, para analis meyakini dampak terhadap fundamental pasar tahun ini tetap terbatas.

Hal ini disebabkan oleh kendala logistik akibat penutupan Selat Hormuz serta terganggunya operasional produksi akibat konflik yang tengah berlangsung.

Analis dari Wood Mackenzie menyebutkan bahwa negara-negara di kawasan Teluk, termasuk UEA, memerlukan waktu setidaknya beberapa bulan untuk mengembalikan kapasitas produksi mereka ke level normal seperti sebelum terjadinya perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 09:54 WIB

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Harga Minyak Goreng Naik Hampir di Seluruh Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:51 WIB

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 10:36 WIB

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Laporan Terbaru IMF: Ekonomi RI Tumbuh Berat Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 08:32 WIB

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Stok Pupuk RI Diklaim Kebal Konflik Timur Tengah, DPR Puji Keberanian Turunkan Harga 20%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 11:34 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB