Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Ketahanan Energi RI Juara 2 Dunia, Bahlil Girang!

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Kamis, 30 April 2026 | 12:03 WIB
Ketahanan Energi RI Juara 2 Dunia, Bahlil Girang!
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Novian)
  • JP Morgan: Ketahanan energi RI peringkat 2 dunia, kalahkan Tiongkok di tengah krisis global.

  • Gas raksasa 5 TCF ditemukan di Blok Ganal Kaltim, siap produksi mulai tahun 2028.

  • Pemerintah geber Mandatori B50 per 1 Juli 2026 untuk tekan impor BBM nasional.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membawa kabar baik dari sektor energi nasional. Di tengah karut-marut geopolitik global yang mengganggu pasokan energi dunia, ketahanan energi Indonesia justru dinilai sangat kokoh hingga menempati peringkat kedua di dunia.

Bahlil mengungkapkan, predikat prestisius ini diberikan oleh lembaga keuangan ternama, JP Morgan Asset Management, melalui laporan bertajuk Eye on the Market. Dalam laporan tersebut, Indonesia berhasil mengungguli negara-negara raksasa lainnya.

"Dunia hampir semua merasakan dampak ini (geopolitik). Dalam kondisi seperti ini, kita harus bersyukur di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto, Indonesia dinilai oleh JP Morgan menjadi negara terbaik kedua di dunia yang mempunyai ketahanan energi," ujar Bahlil dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Laporan JP Morgan tersebut menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar yang mewakili sekitar 82% konsumsi energi dunia. Indonesia berada di posisi kedua, tepat di bawah Afrika Selatan, namun sukses berada satu tingkat di atas Tiongkok yang bertengger di posisi ketiga.

Indonesia dinilai mampu menangkal krisis energi global berkat kombinasi produksi minyak dan gas bumi (migas) domestik yang besar, cadangan batu bara yang melimpah, serta potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat luas.

Bahlil membeberkan bukti nyata kekuatan tersebut. Salah satunya adalah capaian lifting minyak tahun 2025 yang sukses menyentuh target APBN di angka 605 ribu barel per hari (bph). Tak berhenti di situ, pemerintah mematok target lebih tinggi di tahun 2026 ini sebesar 610 ribu bph.

Selain itu, harapan baru muncul dari temuan "harta karun" gas raksasa di sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur.

"Satu tahun setengah kita melakukan eksplorasi, kita dapat lagi gas di Kalimantan Timur, namanya Geliga. Itu 5 TCF, 5 triliun mm, dengan 300 juta kondensat atau ekuivalen 375 juta barel minyak. Ini akan produksi di 2028-2029," terang Bahlil.

Demi memperkuat kemandirian, pemerintah siap tancap gas mengimplementasikan kebijakan Mandatori B50 yang akan mulai berjalan pada 1 Juli 2026. Program ini diproyeksikan bakal menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM secara signifikan.

Di sektor gas, pemerintah juga berupaya keras mengurangi ketergantungan pada impor LPG. Strategi yang dijalankan antara lain melalui proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME), serta mengkaji pengembangan Compressed Natural Gas (CNG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Paparkan 3 Langkah Pemerintah Antisipasi Krisis Energi

Bahlil Paparkan 3 Langkah Pemerintah Antisipasi Krisis Energi

Video | Senin, 27 April 2026 | 18:25 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Pangkas Impor LPG, Bahlil Siapkan Strategi CNG: Bahan Baku Melimpah, Gas Dalam Negeri!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Kemendag Perketat Impor Pangan, Gandum Pakan hingga Kacang Tanah Kini Wajib Kantongi Persetujuan

Kemendag Perketat Impor Pangan, Gandum Pakan hingga Kacang Tanah Kini Wajib Kantongi Persetujuan

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 12:06 WIB

UMKM Jadi Bantalan Ekonomi, Tapi Kok Ekspor Masih Loyo? Ini Solusinya!

UMKM Jadi Bantalan Ekonomi, Tapi Kok Ekspor Masih Loyo? Ini Solusinya!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:52 WIB

Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026

Laba Bank Danamon Melesat 35% Jadi Rp 1,1 T di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:46 WIB

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Dunia Lagi Nggak Menentu, Ini Resep Jaga Stabilitas Keuangan Biar Nggak Zonk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

AS Habiskan Rp 406 Triliun di Perang Iran, Inflasi 'Paman Sam' Melonjak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:35 WIB

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Pasar Lagi Goyang, Awas Emosi Bikin Cuan Melayang!

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:20 WIB

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

OCBC Kantongi Laba Bersih Rp1,36 Triliun pada Kuartal I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:19 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Brent Tembus 119 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 11:05 WIB

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Lonjakan Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah, Cabai, hingga Telur

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:54 WIB

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB