Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB
Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk [CASH]
  • PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk mencatat penurunan pendapatan dan lonjakan rugi bersih sebesar Rp67,74 miliar selama tahun buku 2025.
  • Perseroan berencana melakukan aksi korporasi rights issue senilai Rp237 miliar untuk melunasi utang serta memperkuat modal kerja operasional.
  • Strategi perusahaan kini difokuskan pada optimalisasi kualitas merchant dan perbaikan struktur permodalan untuk mengatasi tekanan likuiditas jangka pendek.

Suara.com - Emiten teknologi pembayaran, PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH), terus meningkatkam performa keuangan sepanjang tahun buku 2025.

Pasalnya, perusahaan telah mengalami penurunan pendapatan sebesar 20,35 persen atau setara Rp110,18 miliar secara tahunan (YoY).

Menanggapi situasi ini, manajemen Cashlez menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode yang sangat menantang bagi industri pembayaran digital, terutama dalam menyeimbangkan volume transaksi dengan monetisasi.

“Kami menyadari tantangan ini dan saat ini kami sedang melakukan penyesuaian strategi dengan fokus pada kualitas merchant dan optimalisasi utilisasi, bukan hanya ekspansi kuantitatif,” ujar manajemen Cashlez dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026)

Sebagai langkah penyelamatan dan penguatan fundamental, Perseroan berencanamelaksanakan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue Cashlez.

Perusahaan akan menerbitkan hingga 996,67 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp238 per saham, sehingga total potensi dana yang dihimpun mencapai Rp237 miliar.

Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]
Cashlez Worldwide Indonesia (CASH). [Cashup]

Adapun penggunaan dana hasil aksi korporasi ini akan difokuskan untuk memperbaiki struktur permodalan CASH melalui pelunasan utang sebesar 45,44 persen.

Selain itu, sebesar 42,17 persen dialokasikan untuk modal kerja operasional dan sisanya 12,39 persen untuk belanja modal.

"Langkah strategis ini diharapkan dapat menurunkan tekanan likuiditas jangka pendek dan memberikan fleksibilitas bagi PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk dalam menjalankan transformasi bisnis ke depan," tulisnya.

Di tengah tekanan pendapatan, kinerja keuangan Cashlez sebenarnya mencatatkan kenaikan Gross Transaction Value (GTV) sebesar 77,8 persen secara tahunan.

Namun hal ini belum mampu membendung pembengkakan rugi bersih. Pada tahun 2025, rugi bersih saham CASH melonjak hingga 94,64 persen menjadi Rp67,74 miliar, yang merupakan level kerugian tertinggi sejak perusahaan melakukan penawaran umum perdana.

Peningkatan kerugian ini dipicu oleh beban penurunan nilai piutang yang signifikan serta kenaikan beban keuangan dan pajak tangguhan.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada struktur permodalan perseroan. Rasio utang terhadap ekuitas atau Debt-to-Equity Ratio (DER) CASH melesat tajam dari 0,93 kali pada akhir 2024 menjadi 3,38 kali per 31 Desember 2025.

Liabilitas perseroan tercatat melonjak 86,31 persen menjadi Rp209,60 miliar. Sedangkan, ekuitas menyusut 48,8 persen menjadi Rp62,04 miliar.

Berdasarkan laporan kinerja terbaru, pendapatan emiten CASH tertekan akibat anjloknya segmen penjualan perangkat sebesar 26,35 persen menjadi Rp77,02 miliar, yang mencerminkan penurunan daya beli merchant serta adanya penyesuaian model bisnis perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Wamenkeu: MBG Absen di Sabtu Rp1 Triliun Dihemat per Pekan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 15:32 WIB

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi 8% Tercapai 2-3 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:39 WIB

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Klaim Ekonomi Bagus, Purbaya: Sekarang Banyak Berita Jelek-jelekin Saya

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:23 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Terkini

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB