Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB
Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) mencatatkan laba bersih di tengah daya beli rendah dan suku bunga tinggi. [Dokumentasi MPMX].
  • PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 173 miliar pada kuartal pertama tahun 2026.
  • Perolehan laba tersebut berasal dari total pendapatan perseroan yang mencapai Rp 4 triliun dalam tiga bulan pertama.
  • Peningkatan profitabilitas didorong oleh efisiensi operasional dan penguatan kualitas pendapatan di berbagai segmen bisnis perseroan tersebut.

Suara.com - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX), emiten otomotif, mencatatkan laba bersih pada kuartal I tahun 2026 mencapai Rp 173 miliar. Raihan ini meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Seperti dikutip dari keterbukan informasi, raihan laba tersebut disumbang dari pendapatan yang mencapai Rp 4 triliun pada tiga bulan pertama tahun 2026.

Sedangkan, perseroan meraih dengan laba kotor meningkat 3 persen enjadi Rp 365 miliar dan margin laba kotor membaik menjadi 9,1 persen dari 8,5 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Grup CFO MPMX, Beatrice Kartika, mengatakan pada tahun ini tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) mencatatkan laba bersih di tengah daya beli rendah dan suku bunga tinggi. [Dokumentasi MPMX].
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) mencatatkan laba bersih di tengah daya beli rendah dan suku bunga tinggi. [Dokumentasi MPMX].

"Meski demikian, fokus Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas, berhasil mendorong efisiensi operasional, memperkuat profitabilitas, serta menerapkan disiplin dalam pengelolaan risiko, khususnya pada segmen pembiayaan. Kami
optimis MPMX dapat terus menjaga ketahanan kinerja secara berkelanjutan," ujarnya seperti dikutip Senin (4/6/2026).

Secara segmentasi, kinerja perseroan menunjukkan dinamika yan beragam dengan fokus pada penguatan kualitas pendapatan dan efisiensi.

Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMulia mencatatkan kinerja operasional yang beragam, dengan penurunan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi yang sebagian diimbangi oleh pertumbuhan di bisnis ritel serta kestabilan pendapatan purna jual.

Bisnis distribusi mencatatkan penurunan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 5 persen secara tahunan, sementara pendapatan purna jual meningkat sebesar 4 persen secara tahunan.

Pada bisnis ritel, pendapatan penjualan meningkat sebesar 3 persen secara tahunan, meskipun pendapatan purna jual mengalami penurunan tipis sebesar 2 persen secara tahunan.

Sebagai hasilnya, pendapatan bersih segmen ini menurun 3 persen secara tahunan menjadi Rp 3.797 miliar. Namun demikian, laba kotor meningkat 2 persen secara tahunan menjadi Rp 321 miliar, dengan margin yang membaik menjadi 8,5 persen dari 8,0 persen.

Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance mencatat penurunan pendapatan sebesar 17 persen secara tahunan menjadi Rp 204 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan kontribusi pada lini kendaraan bermotor dan properti.

Namun, kinerja operasional menunjukkan perbaikan, tercermin dari penurunan biaya pendapatan sebesar 22 persen secara tahunan yang mendorong peningkatan hasil layanan asuransi sebesar 10 persen secara tahunana menjadi Rp 44 miliar.

Selain itu, hasil investasi meningkat 34 persen secara tahunan menjadi Rp 12 miliar, didukung oleh peningkatan pendapatan lainnya.

Di segmen bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent mencatat aktivitas operasional yang lebih moderat, dengan pendapatan menurun 4 persen secara tahunan menjadi Rp 368 miliar.

Meskipun demikian, laba kotor meningkat 9 persen secara tahunan menjadi Rp 83 miliar, dengan margin laba kotor yang membaik signifikan menjadi 22,6 persen dari 19,9 persen dari periode yang sama di tahun lalu.

Peningkatan ini didorong oleh penurunan harga pokok penjualan, peningkatan profitabilitas pada bisnis penyewaan kendaraan, serta kontribusi yang lebih kuat dari penjualan mobil bekas.

Sementara itu, di segmen bisnis pembiayaan, JACCS MPMFinance Indonesia mencatat penurunan pendapatan sebesar 43 persen secara tahunan, sejalan dengan strategi Perseroan yang lebih selektif dan berfokus pada kualitas aset.

Langkah ini diikuti dengan penurunan beban operasional sebesar 40 persen secara tahunan menjadi Rp 160 miliar, serta penurunan beban provisi dan biaya terkait aset, sehingga rugi bersih berhasil ditekan sebesar 23 persen secara tahunan menjadi Rp 38 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen

SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:56 WIB

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:03 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

Terkini

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:10 WIB

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB