Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!

M Nurhadi

Senin, 04 Mei 2026 | 21:41 WIB
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
Kapal Tanker Iran masuk wilayah Indonesia @TankerTrackers
baca 10 detik
  • Dua kapal tanker super Iran, DERYA dan HUGE, berhasil melewati pengawasan Angkatan Laut AS menuju Kepulauan Riau.
  • Kapal-kapal tersebut membawa jutaan barel minyak mentah Iran di tengah peningkatan aktivitas pengiriman melalui perairan Indonesia.
  • Strategi militer AS kini berfokus pada target ekonomi di Selat Hormuz guna menghindari risiko konflik berskala besar.

Suara.com - Ketegangan maritim di wilayah perairan Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Sebuah firma pemantau pengiriman minyak internasional melaporkan bahwa kapal tanker super (Very Large Crude Carrier/VLCC) kedua milik Iran telah berhasil melewati pengawasan ketat Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy).

Kapal tersebut kini terdeteksi sedang menavigasi perairan Indonesia melalui Selat Lombok dengan tujuan akhir Kepulauan Riau.

Berdasarkan data terbaru dari TankerTrackers.com yang diunggah melalui platform X, kapal bernama DERYA tersebut saat ini tengah melintasi Selat Lombok.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa DERYA membawa muatan sekitar 1,88 juta barel minyak mentah Iran. Perjalanan ini dilakukan setelah upaya pengiriman minyak ke India pada pertengahan April lalu dilaporkan gagal.

"Kami kemudian melihatnya terus bergerak ke arah selatan setelah kejadian itu, di saat kapal-kapal sejenis di area tersebut diperintahkan kembali ke Iran oleh Angkatan Laut AS. DERYA saat ini sedang dalam perjalanan menuju titik pertemuan (rendezvous) di Kepulauan Riau," tulis laporan TankerTrackers.com.

Aksi Kucing-kucingan di Laut Lepas

Kehadiran DERYA di perairan Indonesia menyusul laporan serupa sehari sebelumnya mengenai kapal tanker super Iran lainnya bernama HUGE.

Kapal HUGE, yang membawa muatan lebih besar yakni 1,9 juta barel minyak, juga dikabarkan sukses menghindari hadangan armada Amerika Serikat di Selat Lombok dan sedang mengarah ke tujuan yang sama di Riau.

Data statistik menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pengiriman minyak dari Iran di tengah blokade Amerika. Sepanjang bulan April, tercatat sekitar 25 kapal tanker berangkat dari pelabuhan-pelabuhan Iran dengan muatan minyak mentah.

baca juga

Namun, jalur distribusi ini tidak sepenuhnya lancar. Dari jumlah tersebut, tujuh kapal terpaksa berbalik arah ke pelabuhan Iran akibat tekanan US Navy, sementara dua kapal lainnya berhasil disita oleh pasukan Amerika Serikat.

Meski demikian, mayoritas kapal lainnya dilaporkan telah mencapai lokasi tujuan atau titik pertemuan yang direncanakan.

Pergeseran Strategi: Fokus Ekonomi di Selat Hormuz

Di sisi lain, kebijakan militer Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump menunjukkan perubahan arah yang signifikan.

Jonathan Hackett, seorang pensiun spesialis operasi khusus Korps Marinir AS yang kini menjadi analis intelijen, memberikan pandangannya mengenai misi pengawalan kapal yang dicanangkan Trump di Selat Hormuz, yang dikenal dengan nama "Project Freedom".

Menurut Hackett dalam laporan Aljazeera, pergeseran strategi ini mencerminkan penyempitan tujuan perang Amerika Serikat selama 60 hari terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Kekayaan Musik Timur, Gery Gany Gandeng Musisi Papan Atas dalam Live Session #TimurPride

Rayakan Kekayaan Musik Timur, Gery Gany Gandeng Musisi Papan Atas dalam Live Session #TimurPride

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan

Gaya Hidup Keren Ala Yamaha Youth Community Ajak Remaja Sadar Keselamatan Jalan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 17:05 WIB

Terkini

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Karhutla Kepung Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Menembus Kesunyian dan Ketidakadilan dalam The Silence of Bones

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

AI Melesat, Regulasi Tak Bisa Kaku: Wamen Nezar Ungkap Alasan Peta Jalan AI Cuma 5 Tahun

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 08:59 WIB

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Darurat Sampah Makin Mendesak, 14 PSEL Ditargetkan Rampung pada 2027

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:56 WIB

×