Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB
Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional
Ilustrasi. Di tengah melonjaknya arus perdagangan intra-ASEAN, industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) muncul sebagai senjata utama negara-negara kawasan untuk menarik investasi dan transaksi dagang lintas batas. Foto ist.
baca 10 detik
  • MITEC Malaysia & NICE Indonesia perkuat jalur pameran dagang regional.
  • Pasar MICE Indonesia tumbuh 13,78%, jadi mesin baru ekonomi jasa.
  • Kolaborasi antarvenue dorong integrasi perdagangan lintas batas.

Suara.com - Kawasan Asia Tenggara kini bukan sekadar pasar konsumsi, melainkan arena baru perebutan pengaruh ekonomi regional. Di tengah melonjaknya arus perdagangan intra-ASEAN, industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) muncul sebagai senjata utama negara-negara kawasan untuk menarik investasi dan transaksi dagang lintas batas.

Pasar MICE Asia Pasifik sendiri diproyeksikan bakal melesat dari USD 212,83 miliar pada 2025 menjadi USD 231,49 miliar pada 2026. Tak ingin hanya jadi penonton, Indonesia mulai memanaskan mesin ekonomi jasanya. Dengan proyeksi pertumbuhan (CAGR) mencapai 13,78 persen hingga 2032, Jakarta terus memacu infrastruktur venue dan konektivitas untuk merebut kue ekonomi tersebut.

Menariknya, persaingan ini mulai bergeser menjadi kolaborasi strategis. Terbaru, raksasa pameran Malaysia, Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), resmi menggandeng Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Indonesia guna memperkuat jalur pameran dagang kedua negara.

Chief Executive Officer MITEC, Mala Dorasamy, menegaskan bahwa pusat pameran masa kini telah bertransformasi menjadi infrastruktur ekonomi yang vital.

“Kami tidak hanya menjadi venue, tetapi juga platform yang mendorong perdagangan, memperkuat kolaborasi, dan menciptakan dampak ekonomi lintas negara,” ujar Mala kepada wartawan, Selasa (5/5/2026).

Melalui kemitraan ini, kedua pihak akan saling berbagi informasi pasar, memetakan peluang bisnis baru, hingga mengembangkan pameran dagang bersama. Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat daya saing ASEAN di mata global.

Managing Director NICE, Ryan Adrian, menyebut pelaku usaha saat ini tidak bisa lagi hanya bertumpu pada pasar domestik. Koneksi industri yang lebih luas di level regional adalah kunci.

“Melalui kemitraan ini, kami dapat membuka peluang baru untuk pameran dagang, memperdalam kolaborasi industri, serta menciptakan nilai lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan,” jelas Ryan.

NICE yang berlokasi di kawasan strategis PIK2 Jakarta, berdiri megah di atas lahan 130.000 meter persegi dengan 11 hall pameran. Sementara MITEC tetap menjadi primadona Malaysia dengan luas 52.000 meter persegi di bawah naungan MATRADE.

baca juga

Deputy CEO MITEC, Winnee Lim, menambahkan bahwa kerja sama ini bersifat implementatif, bukan sekadar simbolis di atas kertas. Meski bermitra, model kerja sama ini bersifat non-eksklusif yang memberikan fleksibilitas bagi kedua pihak untuk tetap lincah merespons dinamika pasar global.

Sinergi antara dua raksasa ini diharapkan mampu memperkokoh posisi ASEAN sebagai pusat business events dunia, terutama saat Asia Tenggara diprediksi menjadi pasar pariwisata dan bisnis dengan pertumbuhan tercepat hingga tahun 2031.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bank Mega Syariah Cetak Laba Rp79,97 Miliar di Triwulan I 2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 12:53 WIB

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:31 WIB

Pemerintah Minta Diversifikasi Produk IKM Demi Tumbuhkan Ekspor Kerajinan

Pemerintah Minta Diversifikasi Produk IKM Demi Tumbuhkan Ekspor Kerajinan

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:52 WIB

Terkini

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB