Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
Harga MinyaKita terus mengalami kenaikan hingga melampaui HET. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
  • Harga MinyaKita di pasar tradisional Jakarta melonjak hingga Rp 22.000 per liter, melampaui ketentuan HET sebesar Rp 15.700.
  • Kenaikan harga terjadi akibat tingginya harga dari pihak distributor sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jual kepada konsumen.
  • Pasokan MinyaKita di pasar kini semakin terbatas dan dibatasi oleh agen, menyebabkan ketidakpastian stok bagi para pedagang kecil.

Suara.com - Harga minyak goreng rakyat MinyaKita kembali melonjak jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah pasar tradisional Jakarta. Di Pasar Cijantung, Jakarta Timur, MinyaKita kemasan 1 liter dijual hingga Rp 22 ribu, sementara kemasan 2 liter tembus Rp 42 ribu.

Padahal, MinyaKita merupakan merek minyak goreng murah yang digagas pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. 

HET resmi Minyakita saat ini berada di level Rp 15.700 per liter atau sekitar Rp 31.400 untuk kemasan 2 liter. Namun di lapangan, harga jual sudah melambung jauh di atas batas tersebut.

Salah satu pedagang sembako bernama Dede mengatakan, kenaikan harga ini disebut pedagang bukan karena keuntungan besar di tingkat pengecer, melainkan karena harga dari distributor sudah tinggi dan pasokan barang makin terbatas.

Harga MinyaKita terus mengalami kenaikan hingga melampaui HET, pedagang bingung menetapkan harga jual. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
Harga MinyaKita terus mengalami kenaikan hingga melampaui HET, pedagang bingung menetapkan harga jual. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].

"Sekarang saya jual Rp 22 ribu yang satu liter. Kalau yang dua liter Rp 42 ribu. Saya cuma ambil untung sekitar Rp 1.000 saja," ujar Dede kepada Suara.com, Kamis (7/5/2026).

Dede mengaku pedagang kecil justru berada di posisi sulit karena harga kulakan dari agen sudah mahal, sementara konsumen sering menganggap pedagang pasar sebagai pihak yang paling menaikkan harga.

"Kalau dari sananya sudah mahal, saya juga bingung. Saya enggak bisa jual sesuai HET kalau belinya saja sudah tinggi. Untung saya paling Rp 1.000," ucapnya.

Pedagang lain di pasar yang sama, Tini, juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan stok MinyaKita dari distributor maupun agen sembako.

Menurut dia, pembelian kini dibatasi sehingga pedagang tidak bisa membeli dalam jumlah besar seperti sebelumnya.

"Susah sekarang dapatnya. Saya beli juga dibatasin, cuma boleh dua dus saja dari agen," kata Tini.

Keterbatasan stok tersebut membuat pasokan MinyaKita di pasar menjadi tidak menentu, padahal permintaan masyarakat masih tinggi karena produk ini selama ini dikenal sebagai minyak goreng rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Terkini

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:15 WIB

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:14 WIB

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB