Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

M Nurhadi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
Ilustrasi minyak. (Shutterstock)
  • Harga Minyakita di Pasar Cijantung melonjak hingga Rp22.000 per liter, jauh melampaui aturan HET pemerintah sebesar Rp15.700.
  • Kelangkaan pasokan dari distributor menyebabkan stok Minyakita sulit didapatkan oleh pedagang sejak periode setelah hari raya Idulfitri.
  • Konsumen mulai beralih ke minyak komersial lain karena harga Minyakita kini setara namun memiliki kualitas yang lebih rendah.

Suara.com - Citra Minyakita sebagai minyak goreng "pro-rakyat" dengan harga terjangkau kini mulai pudar di mata konsumen dan pedagang.

Di Pasar Cijantung, Jakarta Timur, para pedagang secara terang-terangan mulai merekomendasikan pembeli untuk memilih merek minyak goreng komersial lainnya daripada bertahan pada Minyakita yang harganya kian melambung dan stoknya kian langka.

Kenaikan harga yang ugal-ugalan menjadi alasan utama. Saat ini, Minyakita di pasar tersebut dibanderol mencapai Rp22.000 per liter.

Angka ini meroket jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter. Sementara untuk kemasan dua liter, harganya sudah menyentuh Rp42.000.

Kualitas Dibandingkan, Harga Beda Tipis

Kondisi harga yang hampir menyamai minyak goreng kemasan bermerek (premium) membuat pedagang merasa perlu mengedukasi pelanggan.

Tini, salah satu pedagang sembako di Pasar Cijantung, menyebutkan bahwa selisih harga yang sangat tipis membuat Minyakita kehilangan daya tariknya.

“Harganya sekarang beda tipis sama minyak literan lain. Mending beli yang lain sekalian, kualitasnya juga biasanya lebih bagus dari Minyakita,” ungkap Tini saat ditemui di lokasinya, Kamis (7/5/2026).

Menurut Tini, konsumen kini menjadi lebih selektif. Dengan menambah sedikit uang, mereka bisa mendapatkan minyak dengan kejernihan dan kualitas yang lebih baik dibandingkan produk subsidi tersebut.

Masalah Minyakita bukan hanya soal harga, tapi juga ketersediaan barang. Tini menuturkan bahwa kelangkaan stok sebenarnya sudah dirasakan sejak sebelum Idulfitri, namun kondisi pasokan semakin parah setelah lebaran usai.

Akses pedagang untuk mendapatkan stok dari agen kini sangat dibatasi. "Susah sekarang dapatnya. Saya beli juga dibatasi, cuma boleh ambil dua dus saja dari agen," keluhnya.

Pembatasan ini otomatis membuat ketersediaan barang di lapak pedagang menjadi tidak menentu, sehingga pelanggan tetap pun sering kali tidak kebagian.

Dede, pedagang sembako lainnya, menegaskan bahwa tingginya harga di tingkat pengecer bukan disebabkan oleh keinginan pedagang meraup laba besar. Ia mengaku berada dalam posisi sulit karena harga dari distributor atau agen memang sudah tinggi sejak awal.

“Sekarang saya jual Rp22.000 yang satu liter. Kalau yang dua liter Rp42.000. Saya cuma ambil untung sekitar Rp1.000 saja,” jelas Dede.

Ia pun kerap menjadi sasaran protes para pembeli yang menganggap pedagang sengaja menaikkan harga secara sepihak. Padahal, para pedagang kecil ini hanya menyesuaikan modal kulakan yang sudah mahal. Menurutnya, mustahil menjual sesuai HET jika harga dari tangan pertama saja sudah melampaui ketentuan pemerintah.

“Kalau dari sananya sudah mahal, saya juga bingung. Saya enggak bisa jual sesuai HET kalau belinya saja sudah tinggi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:07 WIB

Daya Beli Terancam Gegara Harga Naik, DPR Minta Pemerintah Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Daya Beli Terancam Gegara Harga Naik, DPR Minta Pemerintah Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:37 WIB

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

Harga Minyak Naik! Pemprov DKI Larang MinyaKita Jadi Bansos Demi Jamin Stok di Pasar

News | Kamis, 23 April 2026 | 09:51 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB