Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB
Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905
IHSG masih meluncur turun. [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww].
  • Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 0,92 persen ke level 6.905 pada akhir perdagangan Senin, 11 Mei 2026.
  • Pelemahan IHSG dipicu ketidakpastian kebijakan royalti tambang pemerintah serta depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
  • Sentimen negatif eksternal muncul akibat memanasnya konflik Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak mentah dunia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mendekam di zona merah hingga akhir perdagangan, Senin, 11 Mei 2026. IHSG ditutup melemah 0,92 persen atau turun ke level 6.905.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG disokong dari sentimen domestik terkait tarif royalti tambang hingga faktor eksternal akibat memanasnya tensi geopolitik Timur Tengah.

Pada sesi pertama, IHSG sempat melanjutkan koreksi sebelum akhirnya rebound terbatas setelah muncul kabar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda rencana penerapan tarif royalti tambang untuk sejumlah komoditas seperti tembaga, timah, nikel, emas, dan perak.

Penundaan dilakukan guna menyusun formulasi kebijakan yang dinilai lebih optimal dan adil bagi seluruh pihak.

Ilustrasi perdagangan sesi I IHSG hari ini [Ist/Antara]
IHSG terus meluncur turun imbas investor masih nahan dana [Ist/Antara]

Namun sentimen positif tersebut tidak bertahan lama. Pasar kembali tertekan setelah Menteri Keuangan memastikan aturan penyesuaian tarif royalti perusahaan tambang tetap akan mulai berlaku pada awal Juni 2026.

Pemerintah juga disebut segera merilis Peraturan Presiden terkait kebijakan tersebut."Sehingga IHSG kembali melemah," kata Phintraco.

Tekanan terhadap pasar saham domestik juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.400 per dolar AS.

Di sisi eksternal, mayoritas bursa saham Asia turut ditutup melemah seiring lonjakan harga minyak mentah dunia.

Kenaikan harga minyak dipicu penolakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap proposal damai Iran, yang kembali meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap konflik di Timur Tengah.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai indikator pasar masih menunjukkan sinyal pelemahan lanjutan.

"Histogram negatif MACD kembali melemah dan terjadi death cross stochastic RSI di area pivot," tulis Phintraco.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 39,08 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 20,41 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,80 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 263 saham bergerak naik, sedangkan 463 saham mengalami penurunan, dan 233 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain DPUM, DFAM, LABS, MORA, MEDS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

PT Pertamina Training and Consulting Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Bertransformasi di Tengah Fluktuasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:21 WIB

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Rupiah Masih Melemah, Bank Mulai Jual Dolar AS di kisaran Rp17.700

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:29 WIB

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Viral Video Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah di Tiktok, BRI Klarifikasi: HOAKS!

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:11 WIB