Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
Harga energi dunia, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, hingga Liquefied Natural Gas (LNG) kini kompak merangkak naik. Foto ist.
  • Konflik geopolitik picu kenaikan harga BBM, LPG, dan LNG global secara non-fundamental.
  • Harga solar industri di Indonesia melonjak hingga Rp27.900/liter per Mei 2026.
  • Penyesuaian harga penting demi kesehatan fiskal dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

Suara.com - Dinamika geopolitik global yang kian memanas tak hanya mengguncang stabilitas keamanan, tapi juga bikin kantong jebol. Harga energi dunia, mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM), LPG, hingga Liquefied Natural Gas (LNG) kini kompak merangkak naik.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, mengungkapkan bahwa energi merupakan kebutuhan primer yang setara dengan pangan. Menurutnya, wajar jika ketegangan politik global langsung berdampak pada meroketnya harga energi.

"Iya energi ini kan kebutuhan. Kalau tidak ada energi maka tidak ada kehidupan. Saat ada krisis maka paling utama diselamatkan ada dua; pertama kebutuhan pangan dan kedua energi," ujar Komaidi kepada wartawan.

Komaidi menjelaskan, kenaikan harga saat ini bersifat non-fundamental. Salah satu pemicu utamanya adalah kekhawatiran gangguan distribusi di jalur vital seperti Selat Hormuz. Hal ini memicu efek domino karena harga LPG dan LNG biasanya berkiblat pada indeks harga minyak mentah.

"Harga LPG dan LNG di indeks-kan ke harga minyak mentah jadi dia pasti ikut naik," tambahnya.

Di Indonesia, dampaknya mulai terasa pada sektor industri. Harga LPG industri non-subsidi 50 kg kini dibanderol sekitar Rp1,068 juta per tabung pada Mei 2026, naik dari sebelumnya Rp850 ribu. Tak hanya gas, solar industri pun melonjak drastis dari kisaran Rp14.200–Rp14.500 per liter menjadi Rp26.000–Rp27.900 per liter.

Fenomena ini ternyata merata di kawasan ASEAN. Negara-negara tetangga seperti Vietnam, Filipina, hingga Singapura sudah lebih dulu melakukan penyesuaian harga demi menjaga ketahanan energi mereka.

Di Singapura arga gas retail umum mencapai USD 47,54 per MMBtu, sementara Filipina harga LNG bertengger di angka USD 28,50 per MMBtu sedangkan Vietnam harga gas mencapai USD 27,81 per MMBtu.

Data pasar menunjukkan indeks Japan Korea Marker (JKM) melonjak hingga 111% sepanjang 2026, sementara Indonesian Crude Price (ICP) ikut terkerek naik hingga 99% dibandingkan rencana awal tahun.

Komaidi menilai, penyesuaian harga energi khususnya nonsubsidi perlu segera dilakukan agar ekosistem energi domestik tetap sehat dan rasional. Meskipun dirasa berat, langkah ini penting untuk mengamankan fiskal negara dan memastikan pasokan energi untuk industri maupun masyarakat tetap terjaga dalam jangka panjang.

"Ini terjadi secara global, bukan hanya di Indonesia saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:25 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB