Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
IHSG merosot tajam [ANTARA].
  • IHSG diprediksi melemah menguji level 6.600-6.700 akibat tekanan aksi jual investor asing serta sentimen tinjauan indeks MSCI.
  • Pasar global tertekan oleh kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dengan negara Iran.
  • BNI Sekuritas menyarankan investor fokus pada sektor energi dan komoditas dengan memperhatikan manajemen risiko yang sangat ketat.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan dengan bayang-bayang tekanan setelah pada hari sebelumnya ditutup melemah sebesar 0,68%.

Lesunya performa indeks tersebut diperparah dengan aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai sekitar Rp799 miliar. Beberapa saham yang menjadi sasaran aksi jual terbesar antara lain ANTM, BMRI, CUAN, DSSA, dan BBRI.

Secara teknikal, IHSG hari ini diprediksi memiliki potensi untuk dibuka melemah (gap down) guna menguji area support di level 6.600 - 6.700.

Tekanan ini merupakan imbas dari pengumuman tinjauan indeks MSCI (MSCI Review) yang dirilis semalam. Kendati demikian, terdapat peluang terjadinya technical rebound atau pembalikan arah menguat setelah indeks menyentuh level support tersebut. Adapun area resistance IHSG saat ini berada pada rentang 6.950 - 7.020.

Wall Street dan Bursa Asia Tertekan Sentimen Geopolitik

Kondisi pasar domestik tidak lepas dari pengaruh bursa global yang mayoritas memerah. Di Wall Street, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (12/5) seiring dengan melonjaknya inflasi dan kenaikan tajam harga minyak mentah.

Sektor teknologi, khususnya saham produsen cip, menjadi pemberat utama; Micron Technology ambruk 3,6%, sementara Qualcomm terjun bebas hingga 11%.

Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang kembali memanas menjadi pemicu utama kenaikan harga minyak. Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan pesimis bahwa gencatan senjata dengan Iran berada dalam kondisi kritis atau "on massive life support".

Akibatnya, harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) melesat 4,19% ke level US$ 102,18 per barel, dan Brent menguat 3,42% ke posisi US$ 107,77 per barel.

Di kawasan Asia-Pasifik, pergerakan bursa cenderung bervariasi (mixed). Jepang mencatatkan penguatan tipis dengan Nikkei 225 naik 0,52%, namun bursa Korea Selatan (Kospi) justru anjlok signifikan hingga 2,29%.

Ketidakpastian mengenai perdamaian di Timur Tengah membuat investor cenderung berhati-hati dalam menempatkan modal mereka.

Ide Trading Hari Ini: Fokus pada Sektor Energi dan Komoditas

Melihat lonjakan harga minyak mentah dunia, sektor energi menjadi salah satu pilihan menarik untuk perdagangan hari ini. Berikut adalah beberapa rekomendasi saham untuk speculative buy dari BNI Sekuritas:

MEDC (Spec Buy): Area beli di 1.580, cut loss jika di bawah 1.560. Target harga terdekat: 1.610 - 1.650.
ENRG (Spec Buy): Area beli di 1.575, cut loss jika di bawah 1.545. Target harga terdekat: 1.610 - 1.630.
BIPI (Spec Buy): Area beli di 198, cut loss jika di bawah 194. Target harga terdekat: 204 - 208.
BUMI (Spec Buy): Area beli di 208 - 212, cut loss jika di bawah 208. Target harga terdekat: 216 - 220.
BKSL (Spec Buy): Area beli di 98 - 100, cut loss jika di bawah 97. Target harga terdekat: 102 - 106.
HRTA (Spec Buy): Area beli di 2.670, cut loss jika di bawah 2.600. Target harga terdekat: 2.730 - 2.790.

Para pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas tinggi di awal perdagangan dan memperhatikan manajemen risiko, terutama mengingat fluktuasi harga komoditas global yang sangat dinamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Terkini

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:10 WIB

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:09 WIB

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:38 WIB