Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB
Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan
tarif listrik mei (dibuat menggunakan AI)
  • Isu kenaikan tarif listrik pada Mei 2026 muncul akibat gejolak ekonomi global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
  • Menteri ESDM dan PLN menegaskan tidak ada kenaikan tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026.
  • Pemerintah mempertahankan tarif listrik tetap stabil guna menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Suara.com - Isu kenaikan tarif listrik kembali ramai dibicarakan masyarakat pada Mei 2026. Kekhawatiran tersebut muncul di tengah situasi ekonomi global yang masih bergejolak akibat tensi geopolitik internasional dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Kekhawatiran masyarakat semakin besar karena harga energi dunia ikut mengalami tekanan akibat konflik di Timur Tengah, termasuk memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran.

Situasi geopolitik tersebut dikhawatirkan berdampak pada biaya energi nasional, termasuk tarif listrik dalam negeri.

Selain faktor geopolitik, pelemahan rupiah juga memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian tarif listrik.

Sebab, kebijakan tarif tenaga listrik memang dipengaruhi sejumlah indikator ekonomi makro seperti kurs rupiah, harga minyak mentah dunia, inflasi, dan harga batu bara acuan.

Lantas, apakah benar ada kenaikan tarif listrik di bulan Mei 2026 ini?

Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Benhil 2, Jakarta, Selasa (7/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik Mei 2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan menaikkan tarif listrik. Pemerintah menyebut evaluasi tarif memang terus dilakukan, tetapi belum menghasilkan kebijakan kenaikan tarif.

“Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada nanti akan disampaikan ya,” ujar Bahlil usai rapat terbatas di Istana Negara beberapa waktu lalu.

PLN juga telah memberikan klarifikasi terkait kabar kenaikan tarif listrik yang beredar luas di media sosial. Perusahaan menegaskan informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat lebih berhati-hati menerima informasi yang belum terverifikasi.

Melalui akun media sosial resminya, PLN memastikan tarif tenaga listrik periode April hingga Juni 2026 masih sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendukung daya beli masyarakat.

Penyesuaian tarif listrik sendiri mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PLN. Evaluasi tarif dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan energi global.

PLN juga memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan normal meski tarif listrik tidak mengalami perubahan. Perusahaan listrik negara tersebut meminta masyarakat hanya mengakses informasi melalui kanal resmi agar tidak mudah terpengaruh hoaks.

Tarif Listrik Per Mei 2026

Berikut daftar tarif listrik 13 golongan pelanggan nonsubsidi per Mei 2026:

  1. Golongan R-1/TR daya 900 VA sebesar Rp1.352 per kWh.
  2. Golongan R-1/TR daya 1.300 VA sebesar Rp1.445 per kWh.
  3. Golongan R-1/TR daya 2.200 VA sebesar Rp1.445 per kWh.
  4. Golongan R-2/TR daya 3.500 VA hingga 5.500 VA sebesar Rp1.700 per kWh.
  5. Golongan R-3/TR daya 6.600 VA ke atas sebesar Rp1.700 per kWh.
  6. Golongan B-2/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA sebesar Rp1.445 per kWh.
  7. Golongan B-3/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.122 per kWh.
  8. Golongan I-3/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.122 per kWh.
  9. Golongan I-4/Tegangan Tinggi daya 30.000 kVA ke atas sebesar Rp997 per kWh.
  10. Golongan P-1/TR daya 6.600 VA hingga 200 kVA sebesar Rp1.700 per kWh.
  11. Golongan P-2/Tegangan Menengah daya di atas 200 kVA sebesar Rp1.533 per kWh.
  12. Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum sebesar Rp1.700 per kWh.
  13. Golongan L/TR, TM, dan TT sebesar Rp1.645 per kWh.

Tarif listrik tersebut berlaku selama periode April hingga Juni 2026 sesuai keputusan pemerintah. Masyarakat diminta tetap bijak menggunakan listrik agar pengeluaran rumah tangga tetap terkendali meski tarif tidak mengalami kenaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:50 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 19:18 WIB

Terkini

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Inflasi Medis RI Jadi Momok Baru, Biaya Penyakit Tipes Naik Rp16 Juta! Mengapa Hal Itu Bisa Terjadi?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Saham BBRI 'Lagi Diskon', Harganya Diproyeksi Bisa Segini

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:45 WIB

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Rupiah Makin Anjlok Parah saat Mata Uang Asia Lain Menguat, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Harga Barang Elektronik Naik Tajam, Penjualan Pedagang Turun 50 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Pelemahan Rupiah Bikin Emas Meroket, Harga Antam Hingga UBS Kompak Meroket!

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:17 WIB

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:01 WIB

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB