Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB
GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen
Garuda Indonesia berhasil memangkas rugi bersih hingga 45,2 persen menjadi USD 41,62 juta, jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 75,93 juta. Foto ist.
  • Rugi bersih terpangkas 45,2% menjadi USD 41,62 juta berkat efisiensi dan kenaikan trafik.
  • Jumlah penumpang naik 6,76% mencapai 5,42 juta orang di Kuartal I-2026.
  • RUPST angkat Frans Dicky Tamara jadi Direktur & Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris.

Suara.com - Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) melaporkan penguatan kinerja operasional dan finansial pada Kuartal I-2026. Perseroan berhasil memangkas rugi bersih hingga 45,2 persen menjadi USD 41,62 juta, jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 75,93 juta.

Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha konsolidasian sebesar 5,36 persen menjadi USD 762,35 juta. Sektor penerbangan berjadwal (scheduled flight) menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kontribusi sebesar USD 648,10 juta, naik 7,36 persen secara tahunan (YoY).

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyatakan bahwa performa ini merupakan sinyal positif dari proses penguatan fundamental bisnis. Sepanjang Januari-Maret 2026, Garuda Indonesia Group mengangkut 5,42 juta penumpang, tumbuh 6,76 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

"Pertumbuhan trafik penumpang dan perbaikan kinerja keuangan menunjukkan bahwa langkah transformasi yang kami jalankan mulai menunjukkan progres positif. Fokus kami tetap pada disiplin operasional dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Glenny dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

Secara operasional, Garuda Indonesia mengangkut 2,47 juta penumpang, sementara Citilink mencatat 2,94 juta penumpang. Peningkatan ini didukung oleh penambahan frekuensi penerbangan sebesar 5,87 persen menjadi 19.337 penerbangan serta pengoperasian 102 armada yang siap terbang (serviceable).

Bersamaan dengan publikasi kinerja, Perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Rabu (13/5). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus untuk mempercepat fase turnaround perusahaan.

Frans Dicky Tamara resmi diangkat sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service, sementara Sugito Anjasmoro bergabung sebagai Komisaris. Penunjukkan ini diharapkan memperkuat manajemen baru di bawah kepemimpinan Glenny Kairupan dalam menjaga momentum perbaikan kinerja yang telah dimulai sejak tahun 2025.

Selain perubahan pengurus, RUPST juga membahas pendelegasian kewenangan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026-2030 guna memastikan fondasi bisnis yang lebih sehat dan kompetitif sebagai national flag carrier.

Dengan demikian maka berikut ini adalah susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sesuai keputusan RUPST tanggal 13 Mei 2026 adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
Komisaris Independen: Mawardi Yahya
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Sugito Anjasmoro

Susunan Direksi:

Direktur Utama: Glenny Kairupan
Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
Direktur Teknik: Mukhtaris
Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

KB Bank Kantongi Laba Operasional Positif Rp9 Miliar pada Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:59 WIB

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:46 WIB

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:19 WIB

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:01 WIB

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:38 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:21 WIB

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:13 WIB

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:19 WIB

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:33 WIB