Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:51 WIB
RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Rabu (10/12/2025). ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden/aa.
baca 10 detik
  • Kerja sama energi RI-Rusia mencakup pembelian minyak hingga proyek kilang GRR Tuban.
  • Indonesia bidik 40 GW dari energi terbarukan dalam target RUPTL 2025-2034.
  • Rencana pembangunan dua unit pembangkit listrik tenaga nuklir berkapasitas 500 MW.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi energi bersih dengan memperluas kerja sama strategis bersama Federasi Rusia di sektor energi dan sumber daya mineral. Kesepakatan penting ini dibahas dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik yang digelar di Kazan, Rusia, pada Selasa (12/5/2026).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, yang hadir mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, memaparkan sejumlah rencana kerja sama konkret antara kedua negara. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi rencana pembelian minyak mentah, pengembangan ladang minyak dan gas (migas), hingga kelanjutan proyek strategis nasional kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban.

"Kerja sama di sektor energi (dengan Rusia) telah menghasilkan berbagai komitmen investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi dan kilang minyak, ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan, termasuk rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir modular kecil," ujar Yuliot dalam keterangan resminya yang dikutip pada Jumat (15/5/2026).

Dalam forum tersebut, delegasi Indonesia juga memaparkan target ambisius yang tertuang dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Indonesia membidik tambahan kapasitas pembangkit listrik sebesar 70 Gigawatt (GW) dalam satu dekade ke depan.

Menariknya, sebesar 40 GW atau sekitar 62 persen dari total target tersebut akan bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Sebagai bagian dari diversifikasi energi bersih, pemerintah Indonesia juga menargetkan pembangunan dua unit pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) modular dengan total kapasitas mencapai 500 Megawatt (MW).

Rangkaian sidang bilateral ini menghasilkan dokumen Agreed Minutes yang memuat cetak biru tindak lanjut kerja sama teknis. Tidak hanya terbatas pada sektor migas, LNG, dan LPG, Indonesia dan Rusia juga menyepakati kolaborasi strategis dalam hilirisasi mineral, metalurgi, serta standardisasi industri energi.

Forum SKB RI-Rusia ini menjadi mekanisme resmi yang vital bagi kedua negara untuk mengevaluasi dan memperkuat diplomasi ekonomi. Keterlibatan aktif Kementerian ESDM dalam dialog ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mengamankan pasokan energi dalam negeri, sekaligus memanfaatkan teknologi dan investasi internasional demi mempercepat transisi menuju era energi bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Pendaftaran Mitra BPS 2026 Masih Buka? Cek Jadwal Rekrutmennya

Apakah Pendaftaran Mitra BPS 2026 Masih Buka? Cek Jadwal Rekrutmennya

Lifestyle | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:15 WIB

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:30 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×