Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
alasan banyak perusahaan gagal IPO IPO [Suara.com/Generated via AI Studio-Gemini]
baca 10 detik
  • ModalSaham meluncurkan program Fast Track Financing Batch II-2026 di Jakarta untuk membantu perusahaan mengatasi kendala modal kerja.
  • Program ini menyediakan pembiayaan hingga Rp100 miliar bagi sepuluh perusahaan terpilih guna mendukung ekspansi dan kelancaran arus kas.
  • Fasilitas tersebut bertujuan memperbaiki tata kelola dan laporan keuangan agar perusahaan lebih siap melantai di Bursa Efek Indonesia.

Suara.com - Banyak perusahaan yang gagal untuk melantai di Bursa Efek Indonesia atau Initial Public Offering (IPO). Salah satu penyebabnya, karena terbentur masalah arus kas, pencatatan keuangan, hingga tata kelola bisnis yang belum siap menuju level perusahaan publik.

Kondisi tersebut yang menjadi latar belakang PT Modal Saham Asia Investama atau ModalSaham kembali membuka program Fast Track Financing Batch II-2026.

Program ini menyediakan pembiayaan hingga 6 juta dolar AS atau setara Rp100 miliar untuk 10 perusahaan terpilih yang membutuhkan modal kerja maupun pembelian aset produktif.

CEO ModalSaham Muhammad Reza Alkhawarismi mengatakan banyak perusahaan B2B sebenarnya telah memiliki purchase order, kontrak, maupun proyek berjalan, tetapi belum mampu mengoptimalkan peluang karena likuiditas tertahan di piutang dan akses pembiayaan yang terbatas.

"Perusahaan yang kuat biasanya terlihat dari rekam transaksi, pelanggan yang jelas, hubungan dengan pemberi kerja yang kredibel, serta kemampuan menyerap pekerjaan baru. Hambatannya muncul ketika modal kerja belum tersedia tepat waktu, laporan keuangan belum cukup rapi, atau akses pembiayaan sulit diperoleh karena jaminan tidak sesuai kebutuhan," ujarnya di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].
Alasan Banyak Perusahaan gagal IPO. [ANTARA].

Menurut Reza, persoalan tersebut kerap membuat perusahaan gagal menangkap momentum ekspansi meski peluang pasar terbuka lebar.

Melalui Fast Track Financing, ModalSaham mengaku tidak hanya melihat besaran kebutuhan dana, tetapi juga kualitas transaksi, arah penggunaan dana, reputasi pemberi kerja, hingga kesiapan bisnis untuk bertumbuh.

Skema pembiayaan tanpa jaminan bahkan dimungkinkan bagi perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu, khususnya jika sumber pengembalian dana dapat diukur dari kontrak, tagihan proyek, persediaan, maupun kebutuhan modal kerja yang terverifikasi.

"Fast Track Financing dibuat agar perusahaan tidak kehilangan momentum hanya karena jeda kas, proses perbankan yang panjang, atau kebutuhan jaminan yang tidak selalu cocok dengan karakter bisnis mereka," kata Reza.

baca juga

Dalam jangka panjang, program tersebut juga diarahkan untuk membantu perusahaan meningkatkan kesiapan menuju Bursa Efek Indonesia (BEI). Reza menilai pembiayaan tidak hanya sebatas menambah modal usaha, tetapi juga mendorong perusahaan memperbaiki laporan keuangan, struktur bisnis, dan tata kelola agar siap dinilai publik.

Menurut dia, tidak semua perusahaan harus langsung melakukan initial public offering (IPO). Namun, pola pikir sebagai perusahaan yang siap masuk pasar modal perlu mulai dibangun sejak dini.

"Target kami bukan hanya membuat perusahaan menerima pembiayaan. Target kami adalah membantu mereka memperbesar kapasitas usaha, menata laporan keuangan, memperjelas strategi ekspansi, dan mulai memikirkan jalan menuju Bursa Efek Indonesia. Tidak semua peserta harus langsung IPO, tetapi sejak awal mereka perlu belajar cara berpikir sebagai perusahaan yang siap dinilai publik. Kalau disiplin itu dibangun lebih cepat, peluang naik kelas juga menjadi lebih nyata," pungkas Reza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:46 WIB

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:38 WIB

Terkini

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

×