Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
Presiden AS Donald Trump, melontarkan pernyataan keras bahwa kesabarannya dalam menghadapi Iran sudah mulai menipis. Foto ist.
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent naik jadi US$ 108,25 & WTI US$ 103,76 per barel akibat tensi geopolitik.
  • Trump sebut kesabarannya habis terhadap Iran karena kesepakatan damai yang buntu.
  • AS klaim China bantu buka Selat Hormuz, meski Beijing tetap dorong jalur diplomasi.

Suara.com - Pasar energi global kembali bergejolak. Harga minyak mentah dunia mencatatkan kenaikan tajam setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan pernyataan keras bahwa kesabarannya dalam menghadapi Iran sudah mulai menipis.

Situasi ini kian diperparah oleh kekhawatiran pasar atas ancaman serangan dan penerapan tarif sepihak di sekitar Selat Hormuz, jalur tikus pasokan minyak mentah dunia.

Mengutip laporan CNBC, Sabtu (16/5/2026), harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan global melonjak lebih dari 2% hingga menyentuh US$ 108,25 per barel pada penutupan perdagangan Jumat (15/5). Setali tiga uang, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni juga terkerek naik lebih dari 2% ke level US$ 103,76 per barel.

Lonjakan harga ini dipicu oleh wawancara Trump dengan Fox News pada Kamis (14/5) malam waktu setempat. Trump blak-blakan mengaku frustrasi karena kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik kedua negara tak kunjung menemui titik terang.

"Saya tidak akan lebih sabar lagi. Mereka harus membuat kesepakatan," tegas Trump.

Menariknya, Trump mengklaim telah mengantongi dukungan dari Presiden China, Xi Jinping. Menurut Trump, Beijing sepakat bahwa Selat Hormuz harus segera dibuka kembali bebas hambatan. China bahkan disebut-sebut setuju untuk menyetop pasokan peralatan militer ke Iran.

"Presiden China tidak menyukai fakta bahwa Iran mengenakan biaya tol kepada kapal-kapal yang melintasi Hormuz," tambah Trump.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, turut mengonfirmasi bahwa China tengah bergerak di balik layar. Bagaimanapun, stabilitas Selat Hormuz sangat krusial bagi arus dagang dan pasokan energi Negeri Tirai Bambu tersebut.

Meski AS mengeklaim adanya kesepahaman, pemerintah China memilih bersikap diplomatis di depan publik. Kementerian Luar Negeri China tidak secara eksplisit mendukung AS, melainkan memperingatkan bahwa penggunaan militer hanya akan membawa jalan buntu.

baca juga

"Menemukan cara untuk menyelesaikan situasi ini secepat mungkin adalah kepentingan bukan hanya bagi AS dan Iran, tetapi juga negara-negara regional dan seluruh dunia," ujar juru bicara Kemenlu China, menekankan pentingnya jalur negosiasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump T1: HP dengan Spesifikasi Premium, Buatan Perusahaan Donald Trump

Trump T1: HP dengan Spesifikasi Premium, Buatan Perusahaan Donald Trump

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:53 WIB

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×