Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China

Ronald Seger Prabowo

Minggu, 17 Mei 2026 | 06:00 WIB
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
Kerja sama strategis resmi terjalin antara Wahyu Agung Group dengan sejumlah perusahaan asal China dalam upaya mempercepat pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. [Suara.com/dok]
baca 10 detik
  • Wahyu Agung Group resmi bekerja sama dengan perusahaan China di Fuzhao pada 15 Mei 2026 untuk mengembangkan KEK Indonesia.
  • Pemerintah China mengucurkan investasi senilai Rp 8 triliun untuk pengembangan sektor industri di KEK Batang dan beberapa lokasi lainnya.
  • Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat investasi di Asia Tenggara.

Suara.com - Kerja sama strategis resmi terjalin antara Wahyu Agung Group dengan sejumlah perusahaan asal China dalam upaya mempercepat pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia.

Owner Wahyu Agung Group, Junianto, terbang langsung ke Negeri Tirai Bambu untuk proses kesepakatan dan penandatanganan kerjaasama tersebut, Jumat (15/5/2026) waktu setempat.

Kerja sama itu berkat inisiasi Kemenko Perekonomian Airlangga Hartarto yang dihadiri langsung Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon beserta jajaran, serta dan dari pemerintah China adalah jajaran Kementerian Perdagangan China dan pemerintan Kota Fuzhao, Provinsi Fujian.

"Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperkuat investasi, memperluas jaringan industri, serta membuka peluang ekonomi baru di berbagai sektor strategis," kata Junianto, Sabtu (16/5/2026).

Junianto memaparkan, pemerintah China sebelumnya menyetujui investasi pada kwartal kedua tahun ini sebesar Rp 8 triliun. Investasi itu digelontorkan untuk penempatan di KEK Batang, Jawa Tengah, Tanjung Lesung, Bintan dan sebagainya.

Kawasan ekonomi khusus. (setkab.go.id)
Kawasan ekonomi khusus. (setkab.go.id)

Selain itu, pemerintah China juga menunjuk sembilan investor terkemuka yang siap berinvestasi. Mulai dari otomotif, elektronik, healtycare, shipyard.

"Juga ada sembilan perusahaan indonesia yang melalui tahap seleksi dan mempunyai kapabilitas di kolaborasikan untuk membantu percepatan kemajuan ekonomi, salah satunya Wahyu Agung Group," jelas dia.

Dia menambahkan, sinergi dengan perusahaan-perusahaan China menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing KEK di tengah persaingan investasi global.

Selain membawa modal investasi, kerja sama ini juga diharapkan menghadirkan transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar kawasan.

baca juga

Junianto juga menambahkan, dengan hadirnya kolaborasi internasional ini, pengembangan KEK diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

"Selain meningkatkan aktivitas industri dan perdagangan, kerja sama tersebut juga diyakini mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat investasi di kawasan Asia Tenggara," paparnya. (**)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:05 WIB

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?

Liks | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:27 WIB

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:38 WIB

Terkini

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

BBM B50 Resmi Mulai Didistribusikan ke SPBU, Peluncuran Tinggal Tunggu Prabowo

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:29 WIB

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:22 WIB

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 11:01 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:06 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:39 WIB

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:25 WIB

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:12 WIB

×