Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB
SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit
Commercial and External Affairs Director PT SiCepat Ekspres, Imam Sedayu Pusponegoro. [Suara.com/Novi Suci]
  • SiCepat Ekspres memproyeksikan industri logistik nasional mampu mencapai pertumbuhan dua digit di tengah tantangan ekonomi global tahun ini.
  • Ekonomi digital yang konsisten tumbuh tinggi menjadi faktor utama pendorong ekspansi industri logistik melalui sektor perdagangan elektronik.
  • Perusahaan logistik terus melakukan inovasi operasional dan efisiensi moda transportasi untuk menjaga permintaan di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Suara.com - Industri logistik nasional diperkirakan masih akan melanjutkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun ini. Di tengah tantangan kenaikan biaya energi hingga ketidakpastian geopolitik global, SiCepat Ekspres tetap optimistis sektor logistik masih mampu mencatatkan pertumbuhan dua digit.

Commercial and External Affairs Director SiCepat Ekspres Imam Sedayu Pusponegoro mengatakan kinerja industri logistik pada kuartal pertama menunjukkan perkembangan yang cukup baik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

"Jadi kuartal pertama kita bisa bilang cukup bagus. Cukup bagus compare to kuartal pertama tahun 2023, tumbuh gitu ya. Artinya kita melihat bahwa tren ini masih terus berlangsung," kata Imam dalam program Executive Talk Suara.com, Rabu (20/5/2026).

SiCepat Terdekat Tasikmalaya. Ilustrasi cabang SiCepat Jalan Mangkubumi Tasikmalaya. (Google Maps/ Hilman Maulana)
Ilustrasi gerai SiCepat. (Google Maps/ Hilman Maulana)

Ia mengungkapkan proyeksi pertumbuhan logistik nasional tahun ini yang berada di kisaran 9,3 persen masih berpeluang meningkat, terutama bagi perusahaan yang fokus pada sektor ekonomi digital.

Menurut Imam, pertumbuhan ekonomi digital yang secara konsisten berada di level tinggi menjadi faktor penting yang menopang industri logistik.

"Kalau bicara teman-teman logistik yang fokus di ekonomi digital, kita masih optimis bahwa bisa tumbuh di atas 10 persen, double digit," ujarnya.

Imam menjelaskan pertumbuhan ekonomi digital dalam beberapa tahun terakhir berada di kisaran 15-20 persen. Tren tersebut dinilai masih akan memberikan ruang ekspansi bagi industri logistik, terutama yang berkaitan dengan e-commerce, marketplace, dan social commerce.

"Karena kita lihat memang ekonomi digital ini dari tahun ke tahun pertumbuhannya bisa sekitar 15 sampai dengan 20 persen," katanya.

Meski demikian, Imam mengakui sejumlah tantangan masih membayangi industri logistik, mulai dari gejolak geopolitik global hingga pelemahan daya beli masyarakat.

Namun dia menilai kondisi tersebut masih dapat diantisipasi melalui berbagai inovasi operasional, salah satunya dengan mencari moda transportasi yang lebih efisien.

"Again, itu kembali lagi bagaimana pelaku logistik ini bisa berinovasi. Kalau kita bisa merespons geopolitik tadi dengan membangun resiliency energi, kemudian ada perubahan moda dari air freight ke sea freight, biaya pengiriman yang lebih murah akan men-trigger demand," ucap Imam.

Dia menilai ongkos logistik yang lebih terjangkau berpotensi mendorong kembali aktivitas belanja masyarakat sehingga permintaan dapat kembali tumbuh.

"Kalau bicara apakah optimis? Selama kita bisa mengupayakan inovasi, kita cukup optimis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Harga BBM Naik, SiCepat Pilih Tahan Ongkir Ketimbang Bebani Konsumen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:03 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:19 WIB

Terkini

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:06 WIB

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:56 WIB