Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB
Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun
Bank indonesia mencatata Uang Beredar tumbuh melambat. [Antara]
  • Bank Indonesia melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas tumbuh sebesar 9,2 persen pada April 2026.
  • Pertumbuhan uang beredar tersebut mengalami perlambatan dibandingkan capaian bulan Maret 2026 yang tercatat sebesar 9,7 persen secara tahunan.
  • Kondisi likuiditas pada April 2026 dipengaruhi oleh perkembangan tagihan bersih kepada pemerintah pusat serta peningkatan penyaluran kredit perbankan.

Suara.com - Bank Indonesia melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) melambat pada April 2026.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan posisi M2 pada April 2026 tercatat sebesar Rp 10.253,7 triliun atau tumbuh 9,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 9,7 persen yoy.

"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 13,6 persen yoy dan uang kuasi sebesar 4,7 persen yoy," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Ilustrasi: Petugas menata uang kartal di gudang uang tunai sebuah bank di Jakarta. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/mes/13 (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Ilustrasi: Petugas menata uang kartal di gudang uang tunai sebuah bank di Jakarta. [ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/mes/13]

Sementara itu, perkembangan M2 pada April 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit. Tagihan bersih kepada pemerintah tumbuh sebesar 38,6 persen yoy, setelah pada Maret 2026 tumbuh 39,1 persen yoy.

"Penyaluran kredit pada April 2026 tumbuh sebesar 9,4 persen yoy, meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2026 sebesar 8,9 persen yoy," jelasnya.

Selain itu, uang kartal yang beredar di masyarakat pada Oktober 2024 tercatat sebesar Rp 970,1 triliun atau tumbuh 12,4 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan September 2024 sebesar 10,6 persen yoy.

Sementara itu, tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan pangsa 46,3 persen terhadap M1 tercatat sebesar Rp 2.324,5 triliun pada Oktober 2024 atau tumbuh 6,0 persen yoy. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

"Giro rupiah tercatat sebesar Rp 1.727,6 triliun atau tumbuh sebesar 5,7 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 6,1 persen yoy pada bulan sebelumnya," jelasnya.

Pada Oktober 2024, uang kuasi dengan pangsa 43,5 persen dari M2 tercatat sebesar Rp 3.946,5 triliun atau tumbuh 4,2 persen yoy, setelah sebelumnya tumbuh 5,3 persen yoy pada September 2024.

Adapun berdasarkan komponen uang kuasi, simpanan berjangka dan tabungan lainnya masing-masing tumbuh sebesar 4,6 persen yoy dan 4,9 persen yoy. Sementara itu, giro valuta asing tumbuh sebesar 2,0 persen yoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:16 WIB

Terkini

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:08 WIB

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:43 WIB

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:29 WIB

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:02 WIB

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:29 WIB