5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan

Yasinta Rahmawati

Senin, 25 Mei 2026 | 15:44 WIB
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
Ilustrasi Investasi. (Freepik)
baca 10 detik
  • Masyarakat kini semakin sadar akan pentingnya membangun pendapatan pasif.
  • Ada beberapa instrumen investasi rendah risiko hingga moderat yang bisa dipilih.
  • Investasi berikut dapat memberikan imbal hasil rutin bagi para investor.

SBN Ritel seperti ORI, SR, SBR, atau ST diprediksi akan tetap menjadi instrumen favorit di 2026. Investasi ini sangat aman karena pokok dan imbal hasilnya dijamin 100% oleh undang-undang negara.

SBN Ritel merupakan cara "meminjamkan" uang kepada negara untuk pembangunan, di mana sebagai imbalannya, pemerintah akan memberikan kupon (bunga) secara rutin setiap bulan langsung ke rekening Anda.

4. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)

Jika Anda mencari passive income dengan potensi keuntungan sedikit lebih tinggi dari pasar uang, RDPT adalah jawabannya. Instrumen ini mengalokasikan minimal 80% dananya pada obligasi atau surat utang.

Beberapa produk RDPT menawarkan fitur pembagian dividen berkala bagi investornya.

Keunggulan:

Cocok untuk jangka menengah (1-3 tahun). Saat suku bunga acuan diprediksi stabil atau turun di tahun 2026, harga obligasi dalam RDPT cenderung naik.

5. Deposito BPR (Bank Perekonomian Rakyat)

Banyak yang belum melirik, namun Deposito BPR menawarkan bunga yang sangat menggiurkan, bahkan seringkali mencapai batas maksimal yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

baca juga

Dengan penempatan dana yang tepat, bunga deposito BPR bisa menjadi sumber cash flow bulanan yang signifikan.

Keunggulan:

Suku bunga biasanya lebih tinggi daripada bank umum atau bank digital. Selama bunga yang ditawarkan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dana Anda tetap aman.

Itulah beberapa rekomendasi investasi di 2026 yang bisa dicoba jika ingin mendapatkan passive income.

Pastikan selalu mengecek legalitas instrumen investasi Anda di OJK dan pahami profil risiko pribadi sebelum memulai. Selamat membangun aset untuk masa depan!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Jangan Biarkan Uang Menguap, Ini 2 Investasi Aman saat Rupiah Melemah

Jangan Biarkan Uang Menguap, Ini 2 Investasi Aman saat Rupiah Melemah

Your Say | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 10:35 WIB

Terkini

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

×