Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya

Liberty Jemadu

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:14 WIB
Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya
Investor Jepang memperingatkan Indonesia menghadapi risiko stagflasi akibat pelemahan rupiah dan penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah. [Antara]
baca 10 detik
  • Investor Jepang memperingatkan Indonesia menghadapi risiko stagflasi akibat pelemahan rupiah dan penurunan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan kenaikan harga bahan baku impor yang memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.
  • Kondisi ekonomi yang stagnan mengancam pertumbuhan industri nasional dan berisiko memicu pemutusan hubungan kerja secara massal di Indonesia.

Contohnya, untuk produk pembalut dengan fitur khusus seperti antibakteri masih diminati oleh konsumen meski harganya lebih mahal. Tapi untuk deterjen, konsumen masih memilih yang harganya murah.

Tapi menurut Hasegawa masalah ini tidak hanya menimpa sektor produk-produk konsumer.

"Hal yang sama juga terjadi di industri otomotif. Saya yakin keresahan yang sama juga dirasakan di seluruh industri. Jika kondisi ini menyebar ke seluruh pelosok, maka akan memicu siklus ekonomi berbahaya, karena pengeluaran konsumen berkurang, pertumbuhan ekonomi menurun dan memicu pemutusan hubungan kerja," jelas Hasegawa.

Ia mengatakan tanda-tanda kemandekan sudah terlihat dari terus melemahnya rupiah. Sejak awal tahun, nilai tukar rupiah sudah melemah sebesar 5,45 persen - salah satu yang paling buruk di antara negara-negara berkembang. Sejak Prabowo berkuasa, rupiah anjlok sekitar 12 persen.

"Saat ini fluktuasi nilai tukar mata uang adalah indikator kuat atau lemahnya perekonomian sebuah negara," kata Hasegawa, sembari mengingatkan bahwa bahan baku produksi yang diimpor dibayar menggunakan dolar Amerika Serikat.

"Dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia, dampak yang dirasakan Indonesia dua kali lipat," tegas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Mengapa Rupiah Melemah saat Mata Uang Lain Menguat? Investor Tak Percaya Pemerintah!

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×