Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan

Irwan Febri

Senin, 01 Juni 2026 | 08:05 WIB
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
Ambulans Universitas Sanata Dharma saat berada di kawasan rektorat kampus. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta menerima bantuan ambulans multifungsi berfasilitas medis lengkap dari PT BRI pada 19 Juni 2024.
  • Ambulans HiAce Premio ini memiliki ruang luas dan peralatan medis memadai untuk penanganan darurat serta operasi ringan pasien.
  • Fasilitas tersebut kini bersiaga penuh untuk memberikan pelayanan kesehatan cepat bagi mahasiswa, dosen, serta warga di lingkungan kampus.

Suara.com - Universitas Sanata Dharma di Yogyakarta tak hanya menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman bagi mahasiswa. Kampus ini juga memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, yakni ambulans multifungsi dengan fasilitas lengkap untuk penanganan darurat.

Dari luar, ambulans tersebut tampak seperti kendaraan medis pada umumnya. Namun, saat pintu dibuka, ruang medis di dalamnya menghadirkan kesan berbeda.

Ambulans berbasis mobil HiAce Premio itu memiliki ruang yang lebih lega, bahkan disebut memiliki ukuran 1,5 kali lebih luas dibanding ambulans pada umumnya.

Ruang yang luas membuat tenaga medis lebih leluasa melakukan penanganan pasien selama perjalanan menuju rumah sakit. Di dalam ambulans tersedia tandu pasien, kursi khusus dokter, lemari penyimpanan alat kesehatan, wastafel, hingga dua tabung oksigen untuk penanganan pertama.

Fasillitas-fasilitas yang ada di ambulans Universitas Sanata Dharma. (Suara.com/Irwan Febri)
Fasillitas-fasilitas yang ada di ambulans Universitas Sanata Dharma. (Suara.com/Irwan Febri)

"Ambulans Sanata Dharma itu menggunakan sistem two in one. Basic ambulans transport, bisa digunakan untuk jenazah dan pasien saat meminta penangan lebih, bisa diaplikasikan alat kesehatan di situ walau tidak semua," kata Marketing Adikarta Seraya Armada, Arviq Nurandhika Prima, selaku pihak karoseri pembuat ambulans kepada Suara.com.

"Ada pengaturan tenda. Dilengkapi tandu jika ada kecelaakan di jalan untuk memindahkan atau membawa pasien yang tidak bisa bergerak," imbuhnya.

Bahkan, di dalam ambulans ini memungkinkan bagi dokter untuk melakukan operasi ringan karena tersedianya set lampu operasi yang memadai.

Bagian dalam Ambulans Universitas Sanata Dharma. (Suara.com/Irwan Febri)
Bagian dalam Ambulans Universitas Sanata Dharma. (Suara.com/Irwan Febri)

"Alat kesehatan, oksigen stand by digunakan. Kemudian, satu stretcher, tandu, ada set lampu operasi. Operasi ringan bisa dilakukan, sebelum sampai rumah sakit karena pencahayaan cukup untuk operasi ringan," ungkap Arviq.

"Juga dilengkapi satu kursi dokter di depan itu lebih memungkinkan penanganan di tempat. Karena settingan-nya sebagian alat di IGD itu bisa masuk di situ," lanjutnya.

baca juga

"Sebagian ya bukan semua, karena ada almari besar di sebelah kanan, ada wastabel untuk membesihan sarung tangan lateks. Itu kan butuh air mengalir untuk pembersihan," tuturnya menambahkan.

Bermanfaat untuk Warga Kampus dan Sekitarnya

Ambulans premium milik Universitas Sanata Dharma ini merupakan bentuk corporate social responsibility (CSR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI pada 19 Juni 2024.

Rektor Universitas Sanata Dharma, Romo Albertus Bagus Laksana, masih ingat betul waktu serah terima kala itu, mulai dari model hingga fasilitasnya. CSR ini pun akui memberikan manfaat bagi warga kampus.

Rektor Universitas Sanata Dharma, Albertus Bagus Laksana SJ, ketika ditemui di rektorat kampus. (Suara.com/Irwan Febri)
Rektor Universitas Sanata Dharma, Albertus Bagus Laksana SJ, ketika ditemui di rektorat kampus. (Suara.com/Irwan Febri)

"Ambulans ini sejak Juni 2024. Mobilnya bagus, HiAce Premio. Saya ingat waktu peresmian, berpose, dan masuk mobilnya. Itu ambulans yang sangat canggih. Mungkin bisa digunakan donor darah dan segala macam, selain mengangkut pasien atau yang sakit," ujar Romo Albertus Bagus.

"Secara umum sangat berguna. Kalau dosen, tenaga pendidik, atau keluarganya yang sakit, juga warga kampus, termasuk mahasiswa, bisa digunakan," lanjutnyanya.

Sebelum memiliki ambulans sendiri, Universitas Sanata Dharma harus menghubungi rumah sakit terlebih dahulu ketika membutuhkan layanan darurat. Kini, ambulans tersebut selalu siaga di lingkungan kampus sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

"Sebelumnya kerja sama dengan rumah sakit. Kalau ada keperluan, maka rumah sakit akan mengirim. Sekarang ambulans kami selalu terparkir di bawah, stand by," ungkap Romo Albertus Bagus.

"Harapannya, ke depan supaya bisa terus menjadi pelayanan Sanata Dharma bagi orang yang membutuhkan. Orang yang membutuhkan, dibantu itu sangat berarti," lanjutnya.

"Kami berdoa tidak banyak yang menggunakan, karena tidak mengharapkan orang sakit atau meninggal. Tapi kalau ada kebutuhan akan kami layani dengan prima," imbuh pria yang menjadi pimpinan Romo Serikat Jesuit se-Indonesia dan Asia Pasifik itu.

Dosen dan Mahasiswa Menyambut Baik

Keberadaan ambulans multifungsi di Universitas Sanata Dharma mendapat respons positif dari dosen maupun mahasiswa. Mereka menilai fasilitas tersebut sangat membantu dalam penanganan kondisi darurat di lingkungan kampus.

Dosen Universitas Sanata Dharma, Devi Famasita, mengaku bersyukur kampus memiliki ambulans sendiri karena penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu ambulans dari rumah sakit.

Dosen Universitas Sanata Dharma, Devi Farmasita, saat ditemui di halaman rektorat kampus. (Suara.com/Irwan Febri)
Dosen Universitas Sanata Dharma, Devi Farmasita, saat ditemui di halaman rektorat kampus. (Suara.com/Irwan Febri)

“Adanya ambulans di kampus kami itu sangat membantu, sangat-sangat membantu meringankan ketika nanti ada keadaan darurat baik itu untuk mahasiswa, dosen, maupun tenaga pendidik,” ujar Devi.

Menurutnya, keberadaan ambulans kampus membuat akses menuju rumah sakit menjadi lebih cepat dan respons penanganan lebih sigap.

“Itu bisa langsung akses ke rumah sakit, bisa langsung cepat tanggapannya, tidak perlu nunggu lama, harus telepon dulu nanti nunggu baru bisa kirim ambulans ke kampus. Ini lebih cepat. Fasilitasnya juga oke, luar biasa membantu,” imbuh wanita yang mengajar prodi manajemen itu.

Perasaan yang sama turut dirasakan oleh mahasiswa Universitas Sanata Dharma, Lea. Ia merasa keberadaan ambulans di lingkungan kampus memberi rasa aman bagi mahasiswa.

Menurutnya, ambulans kampus juga mempermudah akses mahasiswa menuju fasilitas kesehatan ketika membutuhkan penanganan medis.

Mahasiswa PGSD Universitas Sanata Dharma, Lea, ketika ditemui di parkiran kampus. (Suara.com/Irwan Febri)
Mahasiswa PGSD Universitas Sanata Dharma, Lea, ketika ditemui di parkiran kampus. (Suara.com/Irwan Febri)

“Iya pastinya senang ya. Pertama mampu memberikan penanganan darurat secara tepat. Jadi, keberadaan ambulans di lingkungan kampus itu sangat membantu mahasiswa memperoleh pertolongan medis secara cepat,” kata Lea.

“Bisa mempermudah akses ke fasilitas kesehatan, yang mana ambulans di kampus membantu transportasi mahasiswa ke rumah sakit atau pusat pelayanan. Juga mengurangi risiko penanganan yang terlambat,” lanjut mahasiswa prodi PGSD itu.

Di tengah aktivitas kampus yang padat, kehadiran ambulans multifungsi ini menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya soal ruang kelas dan nilai akademik.

Lebih dari itu, kepedulian terhadap keselamatan, kesehatan, dan kemanusiaan juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan kampus yang nyaman dan penuh empati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kinerja Keuangan BRI Kuartal I 2026: Laba Tumbuh Dua Digit, Aset Tembus Rp2.250 Triliun

Kinerja Keuangan BRI Kuartal I 2026: Laba Tumbuh Dua Digit, Aset Tembus Rp2.250 Triliun

Bri | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:14 WIB

Koleksi Eksklusif JISOO x Hello Kitty, Dapatkan Edisi Terbatas dengan Promo dari BRI!

Koleksi Eksklusif JISOO x Hello Kitty, Dapatkan Edisi Terbatas dengan Promo dari BRI!

Bri | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:45 WIB

Daftar BRImo di Booth SOGO dan Bawa Pulang Boneka Labubu Gratis!

Daftar BRImo di Booth SOGO dan Bawa Pulang Boneka Labubu Gratis!

Bri | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:34 WIB

Mau Liburan ke Korea? Pakai Kartu BRI, Dapat Voucher Belanja Hingga Rp4 Juta!

Mau Liburan ke Korea? Pakai Kartu BRI, Dapat Voucher Belanja Hingga Rp4 Juta!

Bri | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:23 WIB

Borong Jus Sehat! Promo Re.juve, Beli 3 Dapat 6 Hanya Pakai BRI

Borong Jus Sehat! Promo Re.juve, Beli 3 Dapat 6 Hanya Pakai BRI

Bri | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata

Kemenangan Jadi Harga Mati Bali United, Kado Penutup untuk Semeton Dewata

Bola | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:07 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×