Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Irwan Febri

Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB
Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas
Masjid Al-Mustadam di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM). (Suara.com/Irwan Febri)
  • Fakultas Teknik UGM merenovasi Masjid Al-Mustadam pada 2019 karena kapasitas lama tidak mampu menampung seluruh jamaah kampus.
  • Renovasi masjid tiga lantai didanai penuh oleh sumbangan jamaah, alumni, dan pihak CSR perusahaan.
  • Kini masjid memiliki kapasitas 3.000 jamaah serta menyediakan fasilitas pendukung bagi mahasiswa untuk belajar dan berdiskusi bersama.

Suara.com - Di Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) berdiri sebuah masjid megah bernama Masjid Al-Mustadam. Bangunannya mencuri perhatian dengan desain modern tiga lantai, dinding berlubang untuk sirkulasi angin alami, hingga area terbuka yang dimanfaatkan mahasiswa untuk berbagai aktivitas.

Namun, Masjid Al-Mustadam dahulu tidak semegah sekarang. Wakil Dekan Fakultas Teknik UGM, Sugeng Sapto Surjono, bercerita bahwa awalnya tempat ibadah tersebut hanya berupa Musala Teknik yang dibangun pada 1999.

Seiring waktu, musala sempat direnovasi secara bertahap. Meski begitu, kapasitasnya masih terbatas dan hanya mampu menampung sekitar 700 jamaah.

Padahal, kebutuhan tempat ibadah di lingkungan Fakultas Teknik cukup tinggi. Ketika Salat Jumat misalnya, jamaah sampai harus menggelar tikar hingga ke jalan karena area masjid tidak lagi mampu menampung.

Kondisi itu membuat Fakultas Teknik UGM memutuskan melakukan renovasi besar pada 2019 demi memberikan kenyamanan beribadah bagi warga kampus.

Wakil Dekan Fakultas Teknik UGM, Sugeng Sapto Surjono, saat ditemui di Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC). (Suara.com/Irwan Febri)
Wakil Dekan Fakultas Teknik UGM, Sugeng Sapto Surjono, saat ditemui di Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC). (Suara.com/Irwan Febri)

"Karena dulu itu waktu Jumatan terutama ya, pasti keluar-keluar sampai di luar. Pasti sampai di jalan dan sebagainya," kata Sugeng kepada Suara.com.

"Sehingga kami merasa untuk memperluas dan meningkatkan masjid. Oleh karena itu yang kami lakukan renovasi," imbuhnya.

Dalam merenovasi, guru besar di bidang ilmu Sedimentologi dan Stratigrafi itu menjelaskan bahwa 100 persen dana berasal dari donasi jamaah, sumbangan alumni, hingga corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Salah satunya adalah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Dana dukungan tersebut turut membantu pengembangan masjid hingga kini berdiri tiga lantai dengan kapasitas hampir 3.000 jamaah.

Suasana lantai dua Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM. (Suara.com/Irwan Febri)
Suasana lantai dua Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM. (Suara.com/Irwan Febri)

"Masjid yang kami bangun di fakultas ini memang dananya 100 persen, istilahnya dari dana bantuan tidak mengikat. Dari alumni, jamaah, bahkan dari beberapaCSR corporate dan sebagainya," ujar Sugeng.

"Salah satunya itu kami waktu juga mengajukan beberapa proposal pendaan, salah satunya ke BRI. Intinya seperti itu. Kebetulan waktu itu menghubungi salah satu direktur di Jakarta, sehingga prosesnya berlanjut dan kemudian disetujui," lanjut pria yang meraih gelar doktor di Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

"Pada waktu itu, modelnya itu kan kalau tidak salah, pemberian terus kami wujudkan menjadi barang. Salah satunya untuk keramik. Kalau wujudnya, semula itu dua lantai kapasitas hanya sekitar 700-an, sekarang diperlebar dan dinaikkan menjadi tiga lantai. Luasnya juga bertambah, sehingga sekarang daya tampungnya hampir 3.000," tambahnya.

Sugeng turut mengatakan bahwa dukungan yang diberikan BRI terbilang besar. Dalam keterangan UGM pada 18 Maret 2021, BRI memberikan dukungan dana sekitar Rp1,3 miliar.

Penghargaan Fakultas Teknik UGM terhadap donatur yang turut memberikan dukungan renovasi Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)
Penghargaan Fakultas Teknik UGM terhadap donatur yang turut memberikan dukungan renovasi Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)

Sebagai penghargaan, Fakultas Teknik UGM memasang logo BRI di bangunan depan masjid bersama donatur-donatur lainnya.

"Jadi, memang BRI itu menjadi salah satu donatur yang cukup besar, sehingga kami juga memasang sebagai penghargaan, di depan, kami tulis logo-logo donatur yang memberikan donasinya," terang Sugeng.

Masjid Tak Hanya Ibadah, Tapi juga Ruang Belajar Mahasiswa

Masjid Al-Mustadam memiliki desain yang menarik. Di lantai dasar, dibuat selasar luas yang sengaja dibuat untuk ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi atau mengerjakan tugas.

Selasar ini dilengkapi dengan colokan listrik, wifi, serta air minum. Sehingga, membuat mahasiswa semakin nyaman untuk mengerjakan tugas.

Selasar Masjid Al-Mustadam yang dimanfaatkan mahasiswa untuk istirahat hingga mengerjakan tugas. (Suara.com/Irwan Febri)
Selasar Masjid Al-Mustadam yang dimanfaatkan mahasiswa untuk istirahat hingga mengerjakan tugas. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kemanfaatannya tidak hanya untuk ibadah sebenarnya. Di sana itu, ada lantai satu yang cukup terbuka begitu bisa dipakai untuk coworking space," ujar Sugeng.

"Biasanya yang mengerjakan anak-anak tugas kelompok yang menggambar dari arsitek saya lihat. Teman-teman dari geodesi juga banyak memanfaatkan itu, mengerjakan di situ," imbuhnya.

"Jadi enggak cuma ibadah, ya. Yang penting kalau pas waktu ibadah diminta untuk menyesuaikan," tuturnya menambahkan.

Mahasiswa Teknik Kimia, Muhammad Hanief, menjadi salah satu yang beberapa kali mengerjakan tugas di selasar Masjid Al-Mustadam. Ia merasa nyaman karena suasana dan fasilitas yang memadai.

Ia juga bisa istirahat sembari tiduran sambil menunggu jam kuliah berikutnya.

Mahasiswa Teknik Kimia, Muhammad Hanief, yang mengerjakan tugas di Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)
Mahasiswa Teknik Kimia, Muhammad Hanief, yang mengerjakan tugas di Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)

"Tadi sekalian turun, makan, terus nanti ada kelas tambahan. Di sini itu vibesnya tenang. Hawanya adem dan lingkungannya bersih. Wifinya juga masuk sini, ada listrik. Apalagi bisa sambil tidur-tiduran," ujar Hanief.

Sama halnya dengan Hanief, Khaizuran Delwyn sebagai mahasiswa juga memanfaatkan selasar Masjid Al-Mustadam untuk mengerjakan tugas sambil menunggu kelas berikutnya.

Istirahat di selasar pun memudahkan dirinya untuk beribadah ketika waktu salat telah tiba.

Mahasiswa Teknik Kimia UGM, Khaizuran Delwyn, ketika mengerjakan tugas di Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)
Mahasiswa Teknik Kimia UGM, Khaizuran Delwyn, ketika mengerjakan tugas di Masjid Al-Mustadam. (Suara.com/Irwan Febri)

"Sebenarnya kalau mau nugas ada perpusatakan. Tapi kalau jam segini, ataupun orang-orang yang tidak ada kelas, tapi ada kelas lagi sampai dhuhur, pasti ramai di sana," ungkap Delwyn.

"Sebagai alternatif di sini. Di sini menurut saya juga adem. Di Fakultas Teknik kan juga ada coworking space, tapi kurang adem sih. Kalau di sini ada chargeran juga lebih banyak. Bisa nugas dan tidur juga. Kalau mau dhuhuran lebih gampang," imbuhnya.

Selain di selasar, beberapa mahasiswa juga tampak berada di lantai 2 hingga lantai 3 masjid untuk mengerjakan tugas bersama laptop kesayangan. Ini menjadi bukti kenyamanan dan kebermanfaatan lebih luas dari masjid tersebut.

Didukung oleh Pengurus Masjid Al-Mustadam

Walau banyak mahasiswa yang memanfaatkan masjid di luar kegiatan ibadah, pengurus Masjid Al-Mustadam tidak merasa keberatan sama sekali.

Lantai-lantai selalu dibersihkan demi kenyamanan. Kemudian, turut disediakan air minum apabila mahasiswa yang sedang istirahat atau mengerjakan tugas merasa haus.

Salah satu pengurus Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM, Dany Sitepu. (Suara.com/Irwan Febri)
Salah satu pengurus Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM, Dany Sitepu. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kami tidak terganggu. Masjid ini pertama kebermanfaatannya semakin banyak, ya. Tak hanya menampung untuk salat. Kedua, sudah disediakan wifi untuk membantu mahasiswa mengerjakan tugas. Untuk istirahat juga nyaman," ujar salah satu pengurus Masjid Al-Mustadam, Dany Sitepu.

"Bahkan disediakan dispenser juga. Jadi, mereka nanti untuk minum sudah aman," lanjutnya.

Fasilitas air minum di selasar Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM. (Suara.com/Irwan Febri)
Fasilitas air minum di selasar Masjid Al-Mustadam Fakultas Teknik UGM. (Suara.com/Irwan Febri)

Di setiap hari Jumat, juga disediakan 500 porsi makan untuk siapapun yang hadir di masjid. Pembagiannya adalah 100 untuk wanita sebelum Salat Jumat, kemudian 400 lainnya untuk jamaah laki-laki setelah salat.

"Masjidnya sekarang kan sering banget kegiatan Jumat Berkah. Sekalinya Jumat Berkah menyediakan 500 piring. Nanti ada kursi dan meja juga. Nanti 500 sudah kerja sama dengan pihak catering, mereka membawa ke sini sudah jadi," kata Deny.

"Itu 100 piring sebelum Jumatan khusus putri, nanti 400 itu setelah Jumatan untuk putra dan ini umum," lanjut pria yang sudah empat tahun membersihkan masjid tersebut.

Pada akhirnya, Masjid Al-Mustadam bukan cuma jadi tempat ibadah bagi warga Fakultas Teknik UGM. Masjid ini juga menjadi ruang singgah, tempat belajar, berdiskusi, beristirahat, hingga saling berbagi.

Dari tempat inilah terlihat bahwa sebuah masjid bisa hadir begitu dekat dengan kehidupan mahasiswa, bukan hanya untuk urusan spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian mereka di kampus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapatkan Cashback Rp100 Ribu di Gyu-Kaku! Ini Cara Dapat Promonya Pakai BRImo

Dapatkan Cashback Rp100 Ribu di Gyu-Kaku! Ini Cara Dapat Promonya Pakai BRImo

Bri | Senin, 18 Mei 2026 | 19:23 WIB

Promo di Crepe O Butter, Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu!

Promo di Crepe O Butter, Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu!

Bri | Senin, 18 Mei 2026 | 19:19 WIB

Miliki Properti dengan Cicilan Murah, Ada Promo Spesial BRI KPR Solusi Sebelum Juni 2026

Miliki Properti dengan Cicilan Murah, Ada Promo Spesial BRI KPR Solusi Sebelum Juni 2026

Bri | Senin, 18 Mei 2026 | 19:14 WIB

Cara Daftar BRImo dari Luar Negeri: Cepat, Mudah, Tanpa Perlu Pulang ke Indonesia!

Cara Daftar BRImo dari Luar Negeri: Cepat, Mudah, Tanpa Perlu Pulang ke Indonesia!

Bri | Senin, 18 Mei 2026 | 19:09 WIB

Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir

Borneo FC Gagal Menang di Markas Persijap, Fabio Lefundes: Peluang Juara Belum Berakhir

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 18:54 WIB

Terkini

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB