Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:13 WIB
Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor konstruksi menjadi salah satu penopang utama dengan pertumbuhan 5,49 persen, sementara investasi yang tercermin dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,96 persen . (Foto PPK Kemayoran).
baca 10 detik
  • Sektor konstruksi dan investasi Indonesia tumbuh positif di tengah ketidakpastian ekonomi global dengan capaian pertumbuhan signifikan.
  • Pameran Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026 digelar di NICE PIK 2 hingga 7 Juni sebagai platform integrasi bisnis.
  • Acara tersebut bertujuan memperkuat industri nasional serta memfasilitasi kolaborasi strategis antara investor dan pelaku usaha di sektor properti.

Suara.com - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor konstruksi menjadi salah satu penopang utama dengan pertumbuhan 5,49 persen, sementara investasi yang tercermin dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,96 persen.

Kinerja tersebut menunjukkan aktivitas pembangunan dan investasi di dalam negeri masih bergerak positif. Kondisi itu sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar, menjalin kemitraan, hingga mencari proyek baru di sektor konstruksi, manufaktur bahan bangunan, dan properti.

Momentum tersebut terlihat dalam penyelenggaraan Megabuild, Keramika Indonesia Expo, dan Megaproperty Expo 2026 yang resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang. Pameran ini menjadi ajang pertemuan pelaku industri, investor, hingga pengembang yang membidik potensi pasar domestik.

Pameran yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 itu mengusung konsep “The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub” dengan menggabungkan Megabuild, Keramika Indonesia Expo ke-11, dan Megaproperty Expo 2026 dalam satu platform.

Konsep tersebut dibuat untuk menjawab kebutuhan industri yang selama ini berjalan terpisah. Pelaku konstruksi, desain, dan properti kerap harus mendatangi berbagai lokasi berbeda untuk mencari material, oduk keramik, teknologi pendukung, hingga peluang investasi.

Wakil Menteri Perindustrian RI Faisol Riza mengatakan penyelenggaraan pameran ini menjadi momentum penting bagi penguatan sektor industri nasional.

“Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global,” kata Faisol dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Megabuild 2026 menjadi ruang bagi berbagai inovasi material bangunan, teknologi rumah pintar, dan solusi konstruksi modern. Sementara Keramika Indonesia 2026 menampilkan perkembangan terbaru industri keramik nasional, mulai dari teknologi produksi, mesin manufaktur, hingga produk sanitary ware.

Di sisi lain, Megaproperty Expo 2026 menghadirkan berbagai proyek hunian dan komersial dari sejumlah pengembang yang menawarkan peluang investasi kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

baca juga

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto menilai pameran tersebut penting untuk menunjukkan daya saing industri keramik nasional.

Menurutnya, produsen dalam negeri kini memiliki kualitas produk, desain, dan teknologi yang semakin siap bersaing di pasar internasional. Produk keramik nasional juga dinilai mampu memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia.

Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan penyelenggaraan tahun ini tidak hanya ditujukan sebagai ruang pamer produk.

Ia menyebut integrasi Megabuild, Keramika, dan Megaproperty diharapkan dapat mempercepat kolaborasi bisnis antarsektor. Pameran ini juga membuka peluang investasi yang lebih luas bagi pelaku industri dalam satu ekosistem yang terhubung.

Selama empat hari pameran, pengunjung dapat mengikuti berbagai agenda pendukung mulai dari business matching, seminar industri, diskusi arsitektur dan desain interior, workshop profesional, kompetisi desain, penghargaan konstruksi, hingga peluncuran produk dan teknologi terbaru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:57 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

PT Krakatau Osaka Steel Tutup dan PHK Ratusan Buruh, Kemenperin Prihatin

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:02 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×