Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

DPR RI Dorong Kedaulatan Kripto, Indonesia Jangan Hanya Jadi Penonton

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 08 Juni 2026 | 19:45 WIB
DPR RI Dorong Kedaulatan Kripto, Indonesia Jangan Hanya Jadi Penonton
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun dalam acara CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengingatkan pentingnya membangun kedaulatan ekosistem aset digital nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri kripto global.

Hal itu disampaikan Misbakhun saat menjadi pembicara dalam panel diskusi CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Misbakhun menjelaskan aset kripto saat ini tidak lagi terbatas sebagai instrumen investasi, tetapi telah berkembang ke berbagai pemanfaatan nyata yang berpotensi memengaruhi arah ekonomi digital suatu negara.

Dalam paparannya, Misbakhun menyebut Indonesia memiliki 21,37 juta investor aset kripto terdaftar hingga Maret 2026. Sementara nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun.

Menurut Misbakhun, besarnya potensi pasar itu harus diimbangi dengan kemampuan Indonesia membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaulat.

Ia menyoroti perkembangan stablecoin global yang semakin dominan dalam berbagai aktivitas ekonomi digital. Berdasarkan data yang dipaparkan, lebih dari USD300 miliar stablecoin beredar di dunia dan sekitar 99 persen di antaranya dipatok pada dolar Amerika Serikat (USD).

Misbakhun menilai kondisi ini dapat menimbulkan tantangan bagi banyak negara, termasuk Indonesia, apabila tidak mampu menghadirkan solusi dan inovasi domestik yang kompetitif.

"Aset kripto tidak lagi sekadar instrumen investasi, melainkan telah berekspansi secara masif ke dalam berbagai use case riil," ujar Misbakhun.

Ia menilai pengembangan ekosistem aset digital nasional menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi di era transformasi digital.

baca juga

Karena itu, regulasi dan penguatan infrastruktur industri dinilai perlu terus dikembangkan agar manfaat ekonomi dari perkembangan teknologi blockchain dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Indonesia.

"Bagaimana nanti ini kita atur ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk anak bangsa kita sendiri," kata Misbakhun.

Dalam kesempatan yang sama, Misbakhun juga menyoroti pentingnya membangun fondasi kelembagaan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan industri aset digital nasional.

Ia menjelaskan Indonesia telah mengambil langkah strategis melalui pemisahan fungsi dalam ekosistem perdagangan aset kripto. Struktur itu mencakup bursa aset kripto sebagai pencatat transaksi dan penjaga integritas pasar, lembaga kliring sebagai penjamin penyelesaian transaksi, serta lembaga kustodian yang bertugas menjaga keamanan aset pelanggan.

Misbakhun menilai pendekatan itu menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing industri aset digital sekaligus menjaga perlindungan konsumen.

CFX Crypto Conference 2026 mengangkat tema "Mewujudkan Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto: Mengakselerasi Infrastruktur dan Inovasi Produk untuk Pertumbuhan Nasional". Forum ini mempertemukan regulator, pelaku industri, dan inovator untuk membahas arah pengembangan ekosistem aset digital Indonesia ke depan.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar

News | Senin, 08 Juni 2026 | 18:39 WIB

Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional

Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:43 WIB

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana

News | Senin, 08 Juni 2026 | 15:16 WIB

Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...

Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...

News | Senin, 08 Juni 2026 | 12:09 WIB

Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti

Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti

News | Senin, 08 Juni 2026 | 11:51 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Cushion Apa yang Bisa Menutupi Bekas Jerawat? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:21 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

4 Shio yang Menarik Keberuntungan Besok 12 Agustus 2026, Hoki Ada di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Ulah Pemuda Perusak Bendera Merah Putih di Bantul Berbuntut Panjang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Seukuran Paspor dan Bobot 201 Gram, Galaxy Z Fold8 Terasa Lebih Praktis Dibawa

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

Viral Video Lafalkan Al Quran demi Miras, Polisi Mulai Panggil Pihak Terkait

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

BRIN Ungkap Peran Katalis dalam Mendorong Efisiensi Industri, Benarkah Bisa Hemat Energi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam

Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:13 WIB

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:10 WIB

×