Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!

M Nurhadi

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:15 WIB
Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym].
  • Pasar saham global dan Asia melemah pada 10 Juni 2026 akibat ancaman serangan militer AS terhadap Iran.
  • Kenaikan inflasi inti AS serta ketegangan geopolitik mendorong harga minyak dan kekhawatiran suku bunga tinggi jangka panjang.
  • IHSG mencatatkan anomali dengan penguatan signifikan meskipun investor asing melakukan aksi jual bersih cukup masif di bursa.

Suara.com - Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas dan mengguncang pasar keuangan global. Indeks-indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat ditutup melemah signifikan pada perdagangan Rabu (10/6/2026), dipicu oleh pernyataan agresif Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan meluncurkan serangan militer lebih lanjut terhadap Iran.

Sentimen negatif ini diperparah oleh rilis data ekonomi domestik AS. Inflasi inti indeks harga konsumen (CPI) AS pada bulan Mei 2026 tercatat naik 0,2% secara bulanan (month-on-month/MoM), sedikit lebih rendah dari konsensus pasar sebesar 0,3%.

Namun secara tahunan (year-on-year/YoY), inflasi inti masih nangkring di level 2,9%. Meskipun angka tersebut sesuai ekspektasi, posisinya masih berada di atas target aman yang ditetapkan Bank Sentral AS (The Fed) sebesar 2%, sehingga membatasi ruang bagi pelonggaran moneter.

Aksi jual massal (sell-off) melanda bursa New York setelah Trump meluapkan kekesalannya di media sosial mengenai lambatnya proses diplomasi.

"Iran terlalu lama bernegosiasi untuk sebuah kesepakatan yang sebenarnya akan sangat menguntungkan mereka. Kini mereka harus membayar harganya," tegas Trump.

Pada penutupan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average merosot lebih dari 900 poin atau drop 1,87%. Pelemahan ini diikuti oleh indeks S&P 500 yang terpangkas 1,62%, dan Nasdaq Composite yang berkurang 1,98%.

Kepanikan dari Washington merembet cepat ke zona Asia pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Mayoritas bursa saham regional Asia berakhir di zona merah seiring kekhawatiran pasar terhadap ancaman gangguan pasokan energi global akibat serangan baru AS ke wilayah Iran.

Ketegangan ini otomatis mendongkrak harga minyak mentah dunia, yang memicu kekhawatiran baru atas risiko inflasi global yang tinggi serta prospek suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama (higher-for-longer).

Di Jepang, indeks Nikkei melorot 1,9% dan Topix berkurang 1,2%. Koreksi paling parah melanda Korea Selatan, di mana indeks Kospi terjerembab hingga 4,5% dan Kosdaq terpangkas 1,7%. Di bagian lain, indeks Taiex Taiwan jatuh 3,3% dan Hang Seng Hong Kong melemah tipis 0,6%. Sebaliknya, bursa ASX 200 Australia berhasil melawan arus global dengan menguat 0,6%.

Investor di Asia juga terpantau mengambil posisi defensif sembari menanti rilis data inflasi tahunan AS bulan Mei yang diperkirakan pasar berpotensi merangkak naik ke level 4,2%.

Meskipun pasar global dan regional dihantam sentimen negatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin justru mampu mencatatkan performa anomali dengan ditutup melonjak 2,71% ke level 5.902,38.

Kendati menguat tajam, reli indeks ini masih dibayangi oleh tekanan jual investor asing yang cukup masif, di mana mencatatkan aksi jual bersih (net sell) mencapai sekitar Rp3,13 triliun.

Beberapa saham yang menjadi target utama net sell asing di antaranya adalah BBRI, TPIA, BBNI, ANTM, dan BUMI.

Pada hari ini, IHSG dibuka menguat melanjutkan reli yang telah berlangsung dalam dua hari terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,06% ke level 5.905,78. Kemudian IHSG melanjutkan penguatan dengan naik 0,4%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

Perang Lanjut! Serangan Balasan Iran Bobol Pangkalan Udara Israel, Hanggar Jet Tempur Luluh Lantak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:20 WIB

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Indef: Pemerintah Rasional Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

FIFA Larang Bendera Lama Iran Berkibar di Stadion Saat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Survei Konsumen BI Laporkan Indeks Keyakinan Konsumen Menurun di Mei 2026

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:06 WIB

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:49 WIB

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:30 WIB

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:08 WIB

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:46 WIB

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:10 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB