- Pasar saham global dan Asia melemah pada 10 Juni 2026 akibat ancaman serangan militer AS terhadap Iran.
- Kenaikan inflasi inti AS serta ketegangan geopolitik mendorong harga minyak dan kekhawatiran suku bunga tinggi jangka panjang.
- IHSG mencatatkan anomali dengan penguatan signifikan meskipun investor asing melakukan aksi jual bersih cukup masif di bursa.
Total 274 saham menguat, 153 saham melemah, dan 532 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp327,3 miliar dengan volume perdagangan 398 juta saham dalam 53.740 kali transaksi.
Untuk pergerakan hari ini, Kamis (11/6/2026), menurut BNI sekuritas, IHSG diproyeksikan memiliki momentum secara teknikal untuk menguji kembali level psikologisnya.
Support IHSG: 5.750 – 5.840
Resistance IHSG: 6.000 – 6.050
Ide Perdagangan Saham (Trading Idea) Hari Ini
Berdasarkan analisis teknikal di atas, Retail Research Analyst Karina Rusfidyawati merilis beberapa saham pilihan yang berpotensi memberikan keuntungan jangka pendek dengan strategi beli spekulatif (Speculative Buy):
BBCA (Speculative Buy)
Area Beli: Rp5.600 – Rp5.650
Target Harga Terdekat: Rp5.725 – Rp5.850
Batas Cutloss: Di bawah Rp5.525
BULL (Speculative Buy)
Area Beli: Rp344 – Rp348
Target Harga Terdekat: Rp354 – Rp366
Batas Cutloss: Di bawah Rp338
TLKM (Speculative Buy)
Area Beli: Rp2.780 – Rp2.810
Target Harga Terdekat: Rp2.850 – Rp2.920
Batas Cutloss: Di bawah Rp2.750
MBMA (Speculative Buy)
Area Beli: Rp468 – Rp472
Target Harga Terdekat: Rp478 – Rp492
Batas Cutloss: Di bawah Rp462
BREN (Speculative Buy)
Area Beli: Rp4.200 – Rp4.220
Target Harga Terdekat: Rp4.280 – Rp4.370
Batas Cutloss: Di bawah Rp4.120
INET (Speculative Buy)
Area Beli: Rp194 – Rp196
Target Harga Terdekat: Rp198 – Rp206
Batas Cutloss: Di bawah Rp192
Disclaimer: Artikel berita ini disusun berdasarkan rilis resmi pergerakan bursa global dan analisis teknikal pasar modal domestik. Seluruh data angka dan rekomendasi saham bersifat informatif dan referensial semata. Keputusan untuk bertransaksi saham sepenuhnya merupakan hak dan tanggung jawab mandiri setiap investor.