Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB
Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
baca 10 detik
  • PT Bank Mandiri resmi bergabung sebagai Direct Participant dalam sistem pembayaran internasional CIPS milik People's Bank of China.
  • Keanggotaan ini memungkinkan Bank Mandiri menyediakan layanan transaksi mata uang Renminbi yang lebih efisien, aman, dan andal.
  • Langkah strategis ini bertujuan memperkuat konektivitas keuangan, perdagangan, serta investasi bilateral antara Indonesia dan negara China.

Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi bergabung sebagai Direct Participant dalam Cross-Border Interbank Payment System (CIPS).

Kesepakatan ini membuat perseroan bekerjasama dalam sistem pembayaran internasional berbasis Renminbi (RMB) yang berada di bawah naungan People's Bank of China (PBoC).

Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama, mengatakan, status Direct Participant CIPS merupakan langkah strategis perseroan untuk memperkuat kapabilitas layanan transaksi internasional.

Perseroan juga mendukung hubungan ekonomi Indonesia dan China yang semakin erat.

“Sebagai Direct Participant CIPS, Bank Mandiri dapat menghadirkan layanan transaksi RMB yang lebih efisien dan andal, sekaligus mendukung pertumbuhan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China serta memperkuat konektivitas industri keuangan nasional dengan ekosistem pembayaran global,” jelas Timothy dalam siaran pers yang diterima, Jumat (12/6/2026).

Langkah strategis Bank Mandiri dalam sistem pembayaran global China ini diyakini akan memperkuat transaksi lintas negara, perdagangan internasional, dan investasi antara Indonesia dan China.

Direktur Information Technology Bank Mandiri, Timothy Utama. (Dok: Bank Mandiri)
Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama. (Dok: Bank Mandiri)

Keanggotaan ini semakin memperkuat posisi Bank Mandiri dalam mendukung transaksi internasional berbasis RMB dan pengembangan kerja sama ekonomi Indonesia-China.

Dengan status tersebut, Bank Mandiri menjadi satu-satunya institusi perbankan Indonesia yang terhubung langsung dengan salah satu infrastruktur pembayaran global utama.

Koneksi langsung ini memungkinkan bank pelat merah tersebut memperluas jangkauan layanan transaksi lintas batas untuk mendukung pertumbuhan arus perdagangan dan investasi di koridor Indonesia-China.

baca juga

Partisipasi Bank Mandiri dalam CIPS merupakan tindak lanjut dari penguatan kerja sama ekonomi dan transaksi bilateral antara Indonesia dan China yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of China (PBoC).

Melalui koneksi langsung ke jaringan CIPS, Bank Mandiri dapat menghadirkan layanan transaksi berbasis RMB yang lebih cepat, transparan, aman, dan andal bagi pelaku usaha, investor, serta nasabah korporasi di kedua negara.

Menurutnya, akses langsung ke jaringan pembayaran RMB internasional memungkinkan Bank Mandiri menyediakan layanan transaksi yang lebih mulus dibandingkan mekanisme pembayaran konvensional.

Integrasi tersebut menyederhanakan proses transaksi, mengurangi kompleksitas antarbank, serta meningkatkan kepastian penyelesaian transaksi lintas negara.

Selain itu, nasabah dapat menikmati pengalaman transaksi internasional yang lebih optimal, terutama untuk kebutuhan perdagangan, investasi, maupun aktivitas treasury dengan mitra bisnis di China.

Bank Mandiri juga memperluas fleksibilitas transaksi dalam mata uang RMB dengan memperpanjang waktu layanan pengiriman dana internasional berbasis RMB guna memenuhi kebutuhan bisnis nasabah yang semakin dinamis.

“Tonggak sejarah hari ini turut memperkuat peran Bank Mandiri sebagai mitra finansial tepercaya bagi pelaku usaha di sektor perdagangan internasional, dengan menghadirkan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan nasabah secara dinamis di tengah ekonomi global yang semakin terinterkoneksi,” beber Timothy.

Ilustrasi China. [Javier Quiroga/Unsplash]
Ilustrasi China. [Javier Quiroga/Unsplash]

Kapabilitas tersebut sekaligus memperkuat dukungan Bank Mandiri terhadap pengembangan Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China, termasuk untuk kebutuhan transaksi perdagangan dan investasi kedua negara.

Dengan posisi China sebagai salah satu mitra dagang terbesar Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pembayaran lintas negara yang cepat, aman, dan efisien menjadi semakin penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha nasional.

Bank Mandiri optimistis konektivitas yang semakin terintegrasi akan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha yang aktif menjalin hubungan bisnis dengan China.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis global, mengembangkan layanan transaksi berbasis RMB, serta memperkokoh perannya sebagai penyedia solusi finansial terdepan untuk kebutuhan transaksi internasional nasabah.

Melalui penguatan layanan transaksi internasional, sistem pembayaran global berbasis RMB, dan konektivitas keuangan Indonesia-China, Bank Mandiri berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta memperkuat integrasi Indonesia dalam ekosistem ekonomi global.

“Kami percaya bahwa konektivitas finansial yang semakin kuat akan membuka lebih banyak peluang pertumbuhan berkelanjutan bagi dunia usaha dan perekonomian nasional, sekaligus memperkuat integrasi Indonesia dengan ekosistem ekonomi global,” pungkas Timothy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:10 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:44 WIB

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×