Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Achmad Fauzi

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB
KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon
Ilustrasi KRL Buatan INKA yang akan dioperasikan di lintas KRL Jabodetabek/(Dokumentasi KAI Commuter).
  • PT KAI mengimplementasikan strategi elektrifikasi dan efisiensi energi untuk mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2060.
  • Langkah dekarbonisasi mencakup perluasan jalur listrik, penggunaan biodiesel B50, instalasi panel surya, serta penanaman ratusan ribu pohon operasional.
  • Strategi yang diumumkan di Jakarta tersebut bertujuan menekan emisi sektor transportasi nasional melalui pengembangan moda rel yang ramah lingkungan.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjadikan elektrifikasi jalur kereta sebagai salah satu strategi utama untuk menekan emisi karbon dan mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060.

Langkah tersebut menjadi bagian dari Strategi Net Zero Emission yang disusun KAI sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi emisi sektor transportasi sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan penyusunan strategi tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang mitigasi perubahan iklim di sektor transportasi.

"Melalui strategi tersebut, KAI menetapkan empat arah utama pengurangan emisi, yaitu elektrifikasi jalur rel, peningkatan efisiensi operasional, pemanfaatan energi yang lebih bersih, serta penyerapan karbon melalui program penghijauan," ujar Anne di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pramugari menyapa penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pramugari menyapa penumpang di Stasiun Kereta Cepat Whoosh Halim, Jakarta Timur. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Anne, elektrifikasi menjadi salah satu fokus utama karena kereta api merupakan moda transportasi dengan tingkat emisi yang relatif rendah dibandingkan moda transportasi lainnya.

Berdasarkan kajian yang dipaparkan dalam kegiatan Towards a Green Rail Future: Delivering a Decarbonized Railway in Indonesia, sektor perkeretaapian hanya menyumbang sekitar 1 persen dari total emisi gas rumah kaca sektor transportasi nasional. Sebaliknya, kendaraan darat berkontribusi sekitar 89 persen terhadap total emisi sektor tersebut.

Anne menilai transportasi berbasis rel memiliki posisi strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus menekan emisi karbon.

“Kereta api memiliki keunggulan dari sisi efisiensi energi dan emisi. Melalui Strategi Net Zero Emission, KAI menyiapkan langkah jangka panjang agar pengembangan layanan perkeretaapian selaras dengan target transisi energi nasional serta kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang,” ucap Anne.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, KAI terus memperluas penggunaan tenaga listrik pada layanan perkeretaapian. Saat ini, panjang jalur rel yang telah terelektrifikasi mencapai 1.038,7 kilometer.

Jalur tersebut mencakup berbagai layanan berbasis listrik seperti KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, hingga kereta cepat Whoosh.

Selain itu, KAI juga terus meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan biodiesel misalnya, telah berkembang dari B0 pada 2017 menjadi B40 pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi B50 pada 2026.

Perusahaan juga memanfaatkan energi surya melalui pemasangan panel surya dengan kapasitas total 3.435,5 kWp yang tersebar di 66 lokasi operasional.

Di sisi lain, upaya penyerapan karbon juga dilakukan melalui program penghijauan. Sepanjang 2021 hingga 2025, KAI telah menanam 107.757 pohon di berbagai wilayah operasional.

"Sepanjang 2021 hingga 2025, KAI telah menanam 107.757 pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari penyerapan karbon," lanjut Anne.

Sementara, Vice President of Sustainability KAI Tria Mutiari Melian menjelaskan KAI memiliki peran penting dalam mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi nasional. Sebagai tulang punggung transportasi massal nasional, KAI dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

KAI Pajang Aset Siap Bisnis, dari Stasiun hingga Lahan Komersial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:40 WIB

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

KRL Green Line Bakal Dirombak Besar-besaran, Penumpang Rangkasbitung Siap-siap

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:48 WIB

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:47 WIB

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:09 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:58 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan

IHSG Tembus Level 6.000, DSSA dan BUMi Jadi Jagoan

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:52 WIB

Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI

Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Purbaya Tunggu Keputusan Prabowo soal Potong Anggaran MBG

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:39 WIB