Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB
Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]
  • Harga minyak mentah dunia merosot pada 18 Juni 2026 akibat kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Perjanjian tersebut memicu pembukaan kembali Selat Hormuz dan potensi berakhirnya krisis pasokan energi global secara signifikan.
  • IEA memproyeksikan terjadinya surplus pasokan minyak dunia pada tahun 2027 seiring kembalinya minyak Iran ke pasar internasional.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia dilaporkan merosot pada sesi perdagangan Kamis 18 Juni 2026, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi menyepakati perjanjian sementara.

Kesepakatan ini memicu berakhirnya konflik bersenjata kedua negara, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pencabutan sanksi minyak terhadap Teheran, sekaligus mengakhiri krisis gangguan pasokan energi terbesar sepanjang sejarah.

Mengutip dari Reuters. minyak mentah berjangka Brent terkoreksi 89 sen atau 1,12 persen ke level 78,66 dolar AS per barel. Sejalan dengan itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun 98 sen atau 1,28 persen menjadi 75,81 dolar AS per barel.

Pelemahan ini membalikkan tren kenaikan yang sempat terjadi pada hari Rabu kemarin, setelah Presiden AS, Donald Trump, sempat melontarkan ancaman untuk melanjutkan serangan bom jika para pemimpin Iran tidak mematuhi kesepakatan.

Analis pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai penurunan tajam ini terjadi karena pasar energi merespons secara agresif potensi kembalinya pasokan minyak dari Iran yang jauh lebih cepat dari perkiraan semula menyusul ditekennya memorandum kesepahaman (MoU) kedua negara.

Dalam dokumen MoU 14 poin tersebut, kedua belah pihak sepakat memulai masa negosiasi selama 60 hari. Selama periode ini, Iran berkomitmen mengizinkan pelayaran bebas tarif di Selat Hormuz yang merupakan jalur logistik migas paling vital di dunia.

Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)
Ilustrasi lokasi Laut Merah dan Selat Hormuz (Gemini AI)

Akses lalu lintas di selat tersebut ditargetkan kembali pulih ke kapasitas penuh dalam waktu 30 days.

Meskipun kesepakatan awal ini masih menunda pembahasan isu-isu sensitif seperti program nuklir Iran dan mewajibkan AS beserta sekutunya menyiapkan dana pemulihan sebesar 300 miliar dolar AS untuk Iran, dampaknya terhadap pasar global sangat signifikan.

Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulannya memperingatkan bahwa jika kesepakatan ini berjalan mulus dan Selat Hormuz kembali beroperasi normal, krisis pasokan tahun ini justru berisiko berbalik menjadi banjir pasokan (supply glut) pada tahun 2027.

IEA memproyeksikan pasokan minyak dunia akan surplus hingga 5,05 juta barel per hari pada tahun depan seiring kembalinya minyak Timur Tengah ke pasar global.

Di sisi lain, sentimen negatif terhadap harga minyak juga datang dari bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Pengambil kebijakan kini tengah mempertimbangkan opsi kenaikan suku bunga pada akhir tahun ini guna meredam inflasi.

Langkah pengetatan moneter ini dikhawatirkan dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan menekan tingkat permintaan minyak mentah dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

AS Gempur Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Harga Minyak Turun ke USD 90-an Usai AS-Iran Beri Sinyal Gencatan Senjata Jangka Panjang

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Rupiah Konsisten Melemah saat Mata Uang Negara Lain Menguat Karena Harga Minyak Turun

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:53 WIB

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Harga Minyak Mentah Rekor Terendah dalam 2 Pekan, Mulai Turun di Bawah US$100

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 10:09 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:19 WIB

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:40 WIB