Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bernadette Sariyem, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB
Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo
Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menurunkan harga LNG bagi sektor industri menjadi USD 13 per MMBTU pada 29 Juni 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan menjaga daya saing industri dan mencegah gelombang PHK massal akibat tingginya biaya produksi energi.
  • Pemerintah mengatasi beban logistik dan distribusi gas dari wilayah timur menuju pusat industri di Pulau Jawa.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan kebijakan penurunan harga gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) bagi sektor industri.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan kuat, melainkan sebagai upaya preventif untuk meredam potensi terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menghantui para buruh dan pekerja di kota-kota besar.

Dalam keterangannya di hadapan awak media, Senin (29/6/2026), Bahlil menegaskan intervensi harga ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah menyadari harga gas industri yang sebelumnya melambung tinggi hingga mencapai kisaran USD20 hingga USD23 per MMBTU, telah berada pada titik yang "mencekik" daya saing industri dalam negeri.

Melalui perhitungan matang, harga tersebut kini dipangkas secara signifikan menjadi USD 13 per MMBTU.

"Setelah kami menghitung dan kami sudah bertemu bapak presiden, harga LNG diturunkan menjadi USD13 per MMBTU," kata Bahlil dalam konferensi pers seusai rapat pimpinan DPR bersama pemerintah terkait kebijakan fiskal dan moneter, di kompleks parlemen, Jakarta.

Langkah ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha, terutama di wilayah-wilayah penyangga industri seperti Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.

Bahlil memaparkan, lonjakan harga yang terjadi sebelumnya dipicu oleh fenomena penurunan produksi kilang gas di wilayah barat Indonesia.

Hal ini memaksa industri di Pulau Jawa untuk bergantung pada pasokan LNG yang didatangkan dari wilayah timur dan luar Jawa, seperti Papua, Sulawesi, dan Kalimantan.

baca juga

Tantangan logistik inilah yang kemudian menciptakan efek domino pada biaya produksi. Bahlil menjelaskan, proses distribusi LNG dari sumbernya hingga sampai ke tangan pengguna industri melibatkan rantai pasok yang panjang dan mahal, mulai dari pengapalan hingga proses pengubahan kembali gas cair menjadi gas pipa atau regasifikasi.

"Jadi itu sebab kawan-kawan dari sektor industri meminta pemerintah turun tangan," kata Bahlil.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar tersebut merinci komponen biaya yang membuat harga LNG di pasar domestik sempat tidak terkendali.

Menurutnya, masalah utama industri saat ini bukanlah pada kelangkaan stok gas, melainkan pada struktur harga yang tidak kompetitif akibat beban operasional transportasi dan pengolahan.

"Kenapa ini terjadi? Kenapa harga LNG tinggi? Jadi karena gas itu diambil dari daerah-daerah yang butuh cost transportasi. Jadi dilakukan regasifikasi, baru dikirim melalui pipa. Itulah yang menimbulkan biaya," kata Bahlil.

Bahlil menekankan, ketersediaan sumber daya energi di Indonesia sebenarnya masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Mahfud MD Desak Presiden Prabowo Buka-bukaan Soal Aktor di Balik Demo Berbayar

Mahfud MD Desak Presiden Prabowo Buka-bukaan Soal Aktor di Balik Demo Berbayar

Video | Senin, 29 Juni 2026 | 14:19 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:54 WIB

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

×