Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 07 Juli 2026 | 07:15 WIB
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026, Sektor Pertanian Jadi Penerima Terbesar
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
baca 10 detik
  • Hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri menyalurkan KUR senilai Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
  • Penyaluran KUR difokuskan pada sektor produktif untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dengan rasio kredit bermasalah tetap terjaga satu persen.
  • Bank Mandiri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan guna meningkatkan kapasitas produksi serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Suara.com - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri terus menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026. Hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp17,77 triliun kepada 135.829 pelaku usaha di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan sektor produktif nasional.

Realisasi KUR Bank Mandiri 2026 tersebut telah mencapai 43,34 persen dari target penyaluran sepanjang tahun ini.

Selain mencatat pertumbuhan penyaluran, Bank Mandiri juga mampu menjaga kualitas pembiayaan dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL), tetap berada di kisaran 1 persen, mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang optimal.

Senior Vice President Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan keberhasilan model bisnis mikro perseroan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kredit, tetapi juga menjaga kualitas portofolio pembiayaan.

"Pencapaian ini menunjukkan keunggulan yang berkelanjutan dalam model bisnis mikro Bank Mandiri yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan pembiayaan, tetapi juga menjaga kualitas portofolio agar tetap sehat dan berdaya tahan," ujar Bayu dalam keterangan resminya, Selasa (7/7/2026).

Menurut Bayu, keberhasilan penyaluran KUR tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor produktif di berbagai daerah.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang semakin inklusif dan kompetitif.

"Bank Mandiri memandang KUR bukan sekadar fasilitas pembiayaan, tetapi sebagai instrumen untuk menghadirkan nilai tumbuh kepada masyarakat," katanya.

baca juga

Melalui akses modal yang lebih luas, dia menambahkan, perseroan ingin membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan membuka peluang kerja baru yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.

Dari total penyaluran hingga Mei 2026, sebanyak 63,54 persen atau Rp11,29 triliun disalurkan ke sektor produksi. Sementara itu, 36,46 persen atau Rp6,48 triliun dialokasikan ke sektor non-produksi.

Dominasi pembiayaan ke sektor produktif tersebut sejalan dengan komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pembiayaan yang memberikan efek berganda bagi masyarakat.

Berdasarkan sektor usaha, pertanian menjadi penerima KUR terbesar dengan nilai mencapai Rp5,82 triliun atau 32,77 persen dari total penyaluran.

Selanjutnya disusul sektor jasa produksi sebesar Rp3,86 triliun atau 21,72 persen, industri pengolahan Rp1,35 triliun atau 7,60 persen, serta sektor perikanan sebesar Rp249 miliar atau 1,41 persen.

Selain memperkuat pembiayaan UMKM, Bank Mandiri juga mendukung berbagai program prioritas pemerintah, termasuk Program Tiga Juta Rumah.

Hingga Mei 2026, perseroan telah menyalurkan Kredit Program Perumahan (KPP) pada sisi permintaan (demand) sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur.

Pembiayaan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi properti guna menunjang kegiatan usahanya.

Produksi sepatu rumahan di kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (15/3).
Ilustrasi produksi sepatu rumahan. [Suara.com]

Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur di seluruh Indonesia.

Capaian tersebut menjadikan perseroan sebagai salah satu penyalur KUR terbesar yang konsisten mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.

Untuk menjaga kualitas sekaligus mempercepat penyaluran pembiayaan, Bank Mandiri terus mengembangkan strategi pembiayaan berbasis ekosistem melalui pendekatan closed-loop yang menghubungkan nasabah wholesale, sentra produksi, dan sektor unggulan daerah.

Strategi tersebut memperkuat sinergi antara UMKM, pemasok, distributor, agregator, hingga off-taker dalam satu rantai nilai usaha.

Perseroan juga terus memperluas akses layanan keuangan melalui jaringan Mandiri Agen, layanan digital, serta berbagai program literasi dan inklusi keuangan guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara modern dan berkelanjutan.

Ke depan, Bank Mandiri menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan agar penyaluran KUR Bank Mandiri semakin tepat sasaran, mampu mempercepat pertumbuhan UMKM, memperluas lapangan kerja, serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dengan dukungan jaringan layanan yang semakin kuat dan ekosistem bisnis yang terus berkembang, kami optimistis penyaluran KUR dapat semakin mempercepat pertumbuhan sektor produktif nasional. Kami ingin memastikan setiap pembiayaan yang disalurkan mampu menciptakan nilai ekonomi baru, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan," tutup Bayu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:59 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Terkini

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×