Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

M Nurhadi

Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
Ledakan di pelabuhan Dayyer, Bushehr [Ist/AryJeay]
baca 10 detik
  • Pasukan Amerika Serikat dan Iran terlibat aksi saling balas serangan rudal dan drone di Timur Tengah pada Minggu, 12 Juli 2026.
  • Iran menutup Selat Hormuz dan menyerang fasilitas strategis di beberapa negara Teluk, termasuk Qatar, Yordania, Kuwait, serta Oman.
  • Blokade Selat Hormuz mengganggu distribusi logistik global, memicu kenaikan harga energi, serta memperparah inflasi dan stabilitas politik domestik AS.

Suara.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mencapai titik kritis. Pasukan militer Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat dalam aksi saling balas serangan rudal dan pesawat tanpa awak (drone) berskala besar pada Minggu (12/7/2026).

Dalam operasi tersebut, Teheran membidik sejumlah fasilitas strategis sekutu AS di beberapa negara Teluk dan menyatakan telah menutup kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz.

Insiden terbaru ini menandai peningkatan intensitas dan perluasan jangkauan geografis konflik. Wilayah Qatar—yang selama ini bertindak sebagai mediator perundingan gencatan senjata—turut terkena dampak serangan untuk pertama kalinya sejak April lalu.

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan sistem pertahanan udaranya aktif menghalau proyektil. Negara regional lainnya seperti Bahrain, Yordania, dan Oman juga mengonfirmasi adanya intersepti serta ancaman serangan udara di teritori mereka.

Dampak Ekonomi Global dan Isu Domestik AS

Konflik bersenjata yang bermula dari serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu kian mengguncang stabilitas Timur Tengah.

Blokade maritim yang diterapkan Iran di Selat Hormuz secara langsung mengganggu arus distribusi logistik dan memicu kenaikan harga energi internasional, yang pada gilirannya memperparah inflasi global.

Tingginya harga komoditas energi, terutama bahan bakar minyak (BBM), menjadi isu domestik yang sangat sensitif bagi Presiden AS Donald Trump. Kondisi ini diperkirakan dapat memengaruhi peta politik menjelang pemilihan legislatif (pemilu sela) Kongres AS yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Di sisi lain, situasi ini mengancam kelangsungan kesepakatan interim pemulihan stabilitas yang baru saja ditandatangani oleh AS dan Iran bulan lalu. Padahal, perjanjian tersebut semula ditargetkan untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam kurun waktu 60 hari masa negosiasi lanjutan.

baca juga

Iran kini berupaya menegakkan sistem penarikan retribusi permanen di Selat Hormuz—jalur laut yang sebelum perang mengangkut seperlima dari total pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia.

Otoritas Selat Teluk Persia yang dibentuk Iran menyatakan pelayaran komersial sementara waktu tidak dapat dilakukan akibat apa yang mereka sebut sebagai "pergerakan ilegal militer Amerika Serikat."

Pada akhir pekan ini, pihak Iran mengklaim telah melumpuhkan kapal komersial kedua setelah sebelumnya melepaskan tembakan peringatan ke kapal lain yang dinilai menyimpang dari rute resmi.

Akibat serangan terhadap kapal kontainer GFS Galaxy di lepas pantai Oman, pemerintah India melaporkan satu warganya hilang, sementara 23 kru lainnya berhasil dievakuasi oleh otoritas Oman.

Sebaliknya, Komando Sentral AS (CENTCOM) menegaskan bahwa armada mereka tetap dikerahkan untuk menjamin kebebasan navigasi internasional di bawah hukum laut.

Pernyataan CENTCOM: "Iran tidak mengendalikan selat tersebut. Arus lalu lintas pelayaran tetap berjalan."

Operasi Militer AS: CENTCOM mengeklaim telah menggempur 140 target militer Iran pada hari Sabtu, dan lebih dari 300 target sepanjang pekan ini demi mengikis kemampuan Iran dalam mengganggu kapal dagang.

Saling Klaim Kerusakan Fasilitas

Media resmi pemerintah Iran melaporkan adanya rangkaian ledakan di beberapa kota pelabuhan serta tewasnya seorang perwira militer akibat serangan udara gabungan AS-Israel.

Sebagai respon instan, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah menghancurkan pusat komando taktis dan hanggar drone di Yordania, situs radar di Kuwait, platform logistik lepas pantai di Oman, serta pusat pemeliharaan jet tempur di Qatar.

Pihak Qatar menyatakan tiga orang, termasuk seorang anak-anak, terluka akibat jatuhnya serpihan proyektil, dan menegaskan Iran bertanggung jawab secara hukum atas insiden tersebut.

Eskalasi militer ini ironisnya terjadi tepat setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi menggelar pertemuan diplomatik di Muscat untuk membahas pengelolaan Selat Hormuz.

Menanggapi situasi yang semakin buntu, negosiator senior sekaligus tokoh politik Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyampaikan pesan tegas mengenai posisi negaranya saat ini.

"Era kesepakatan sepihak telah BERAKHIR. Kami sudah memperingatkan Anda: tepati janji Anda atau bayar harganya. Realitas kini sedang membuktikannya," tulis Qalibaf melalui akun resminya di platform X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Indonesia Siapkan Strategi Geopolitik Digital, Chip dan Mineral Kritis Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:41 WIB

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Sistem Keamanan dan Perlindungan Nasabah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:42 WIB

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Emas Antam Tembus Rp2,7 Juta per Gram, Cek Rincian Harga di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:30 WIB

×