Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB
Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas
ARSIP-Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Spruance (DDG-111), mencegat kapal kargo Iran yang mencoba menembus blokade laut. [NY Post]
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 3 persen pada Senin, 13 Juli 2026 akibat ketegangan militer di Selat Hormuz.
  • Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat di wilayah Teluk telah mengancam stabilitas distribusi energi global secara signifikan.
  • Eskalasi serangan militer yang saling berbalas membuat kesepakatan gencatan senjata interim antara kedua negara kini berada dalam ketidakpastian.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia bergerak melesat tajam pada awal perdagangan Senin (13/7/2026). Lonjakan ini dipicu oleh keputusan Iran yang memperluas jangkauan serangan militernya ke sejumlah negara Teluk menyusul gempuran balasan dari Amerika Serikat, yang kini mengancam stabilitas jalur distribusi energi global di Selat Hormuz.

Berdasarkan data pasar pada pukul 23.11 GMT (sekitar 07.00 WIB), kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent melonjak sebesar US$2,34 atau naik 3,08 persen ke level US$78,35 per barel.

Pergerakan serupa diikuti oleh minyak mentah standar AS, West Texas Intermediate (WTI), yang terangkat US$2,21 atau 3,09 persen hingga menyentuh harga US$73,62 per barel.

Sepanjang akhir pekan lalu, Teheran melancarkan serangan udara ke wilayah Qatar dan Uni Emirat Arab. Aksi ini dibalas oleh militer AS yang menjatuhkan lebih banyak bom ke objek militer di dalam negeri Iran, memperpanjang siklus saling balas yang dipicu perebutan kendali atas perairan strategis tersebut.

Meskipun Presiden AS Donald Trump pada Minggu menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap dibuka aman bagi pelayaran komersial, klaim tersebut berbanding terbalik dengan fakta di lapangan.

Iran sebelumnya telah menyatakan penutupan total selat setelah sebuah kapal dilaporkan terkena tembakan karena melintasi rute ilegal.

Data pelacakan kapal laut dari Kpler menunjukkan, hanya ada enam kapal yang tercatat berani melintasi Selat Hormuz pada hari Minggu—angka lalu lintas harian terendah dalam lima pekan terakhir.

Nasib Kesepakatan Damai Interim di Ujung Tanduk

Baku hantam bersenjata yang kian intensif ini menimbulkan keraguan besar atas keberlanjutan perjanjian gencatan senjata interim yang ditandatangani AS dan Iran bulan lalu.

baca juga

Kesepakatan tersebut awalnya dirancang untuk membuka kembali selat secara permanen dan mengakhiri perang melalui tenggat perundingan 60 hari.

Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporan bulanan terbarunya menyebutkan bahwa pasca-perjanjian bulan lalu, pasokan minyak global sebenarnya sempat terkerek naik sebanyak 4,1 juta barel per hari pada Juni. Namun, volume tersebut masih berada 9,4 million barel per hari di bawah level normal sebelum perang meletus.

"Harapan untuk penyelesaian yang relatif cepat atas bentrokan baru-baru ini tampaknya diragukan setelah ketegangan meningkat tajam sepanjang akhir pekan," tulis tim analis perbankan ANZ dalam nota risetnya.

Di sisi lain, analis pasar dari IG, Tony Sycamore, menilai respons harga minyak yang kenaikannya masih berada di kisaran 3 persen menunjukkan pelaku pasar melihat gejolak ini sebagai friksi di dalam masa gencatan senjata yang rapuh, belum sampai pada tahap pembatalan total kesepakatan damai.

"Namun, seberapa akurat pandangan pasar tersebut, masih harus kita lihat perkembangannya ke depan," ujar Sycamore, dilansir via Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Terkini

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

IHSG Diramal Bergerak Terbatas, Saham Apa yang Paling Cuan?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:20 WIB

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Pemerintah Atur Koperasi Bisa Kelola Tambang dan Komoditas Sawit, Ini Mekanismenya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:10 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Ramai-ramai Jual Saham Big Caps

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:02 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

×